Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh ukuran perusahaan, profitabilitas, dan kebijakan dividen terhadap struktur modal pada perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif dan data sekunder berupa laporan keuangan tahunan perusahaan. Populasi penelitian terdiri atas 65 perusahaan, sedangkan sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling sehingga diperoleh 17 perusahaan dengan total 68 observasi perusahaan-tahun. Ukuran perusahaan diukur menggunakan logaritma natural total aset, profitabilitas diproksikan dengan Return on Assets(ROA), kebijakan dividen dengan Dividend Payout Ratio (DPR), dan struktur modal dengan Debt-to-Equity Ratio (DER). Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ukuran perusahaan tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Profitabilitas berpengaruh positif dan signifikan terhadap struktur modal, sedangkan kebijakan dividen tidak berpengaruh signifikan terhadap struktur modal. Temuan tersebut menunjukkan bahwa profitabilitas merupakan faktor yang lebih relevan dalam menjelaskan variasi struktur modal dibandingkan ukuran perusahaan dan kebijakan dividen. Dengan demikian, kemampuan perusahaan dalam menghasilkan laba memiliki peran yang lebih kuat dalam keputusan pendanaan perusahaan makanan dan minuman selama periode penelitian.
Copyrights © 2026