Cabai merah merupakan komoditas hortikultura dengan tingkat konsumsi tinggi yang rentan terhadap fluktuasi harga, sehingga rumah tangga konsumen perlu menyesuaikan perilaku konsumsinya. Kajian ini bertujuan menganalisis perubahan pola konsumsi cabai merah ketika terjadi fluktuasi harga serta mengidentifikasi variabel-variabel yang menentukan pilihan bentuk adaptasi konsumsi rumah tangga konsumen. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung terhadap 100 responden rumah tangga konsumen yang dipilih melalui purposive sampling. Metode analisis yang diterapkan meliputi tabulasi silang (cross-tabulation) dengan uji chi-square dan regresi logistik multinomial. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa kenaikan harga cabai merah secara signifikan berkaitan dengan penurunan jumlah pembelian dan pengurangan intensitas pembelian, sementara pengeluaran mingguan untuk cabai merah tidak mengalami perubahan yang berarti. Faktor-faktor yang secara simultan memengaruhi pilihan adaptasi konsumsi meliputi tingkat pendidikan, ukuran rumah tangga, jumlah anggota keluarga yang menyukai pedas, kuantitas pembelian cabai, intensitas pembelian, tingkat harga, besaran pengeluaran untuk cabai, serta keterlibatan dengan jenis cabai lain. Secara parsial, variabel yang berpengaruh bervariasi antara model cabai merah besar dan cabai merah keriting.
Copyrights © 2026