Artikel karya seni ini merupakan tulisan yang mengkaji kontsruksi dan proses penciptaan naskah lakon. Konstruksi dan proses penciptaan diawali oleh perumusan penciptaan yang berupa inspirasi, motivasi dan kerangka dramatik naskah lakon; serta proses penulisan naskah lakon. Konstruksi inspirasi, motivasi serta kerangka dramatik; menggunakan kerangka filsafat Eksistensialisme: bersumber pada Eksistensialisme Jean Paul-Sartre; untuk mengkaji problem utama dalam naskah lakon dan menetapkan judul yang tepat. Kemudian kerangka ini diimplementasikan untuk penetapan nasib protagonis dalam naskah lakon, yaitu Tragedi/tragis. Untuk konstruksi kerangka dramatik naskah lakon, penulis menggunakan metode 7 elemen struktur plot menurut Letwin & co: penetapan tokoh utama, munculnya peristiwa penting, penetapan tujuan tokoh, halangan dan tantangan tokoh, krisis tokoh, momen klimaks serta resolusi dan kesimpulan tokoh. Sementara itu, terkait proses penciptaan naskah lakon, penulis menggunakan metode 3 unsur pokok menurut Lajos Egri: penetapan premis, membangun konflik dan membangun tokoh dan karakter. Sehingga, proses dan konstruksi penciptaan tulisan ini dapat menghasilkan sebuah naskah lakon dengan judul Sangsi dengan gaya Eksistensialisme dan genre Tragedi.
Copyrights © 2026