Banjir merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di Nagari Lubuk Alung, Kabupaten Padang Pariaman, oleh karena itu, data mengenai tingkat kerentanan terhadap banjir sangat penting sebagai strategi untuk mengurangi risiko. Penelitian ini bertujuan untuk menguji sejauh mana kerentanan terhadap banjir, memvalidasi hasil pemodelan menggunakan data Poligon Kejadian Banjir Aktual BIG Tahun 2025, serta menganalisis kawasan permukiman berdasarkan tingkat kerawanan banjir. Penelitian dilakukan memanfaatkan keunggulan teknologi Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode tumpang susun (overlay) yang dipadukan dengan teknik skoring serta pembobotan diterapkan pada parameter fisik seperti jarak dari aliran sungai, jenis tanah, tata guna lahan, elevasi, kemiringan lereng, dan intensitas curah hujan. Melalui pemodelan spasial ini, zonasi kerawanan banjir di Nagari Lubuk Alung diklasifikasikan ke dalam empat tingkatan, meliputi zona sangat rawan, rawan, cukup rawan, serta tidak rawa. Hasil validasi memperlihatkan kalua banyak tempat terdampak banjir aktual masuk di kelas rawan dan sangat rawan. Analisis kawasan permukiman menunjukkan bahwa kawasan permukiman paling banyak berada pada kelas rawan seluas 42,18 ha dan kelas sangat rawan seluas 23,31 ha, sedangkan kawasan permukiman pada kelas cukup rawan seluas 1,34 ha dan tidak terdapat kawasan permukiman pada kelas tidak rawan. Hasil penelitian ini diroyesikan mamu memberikan wawasan berharga untuk strategi pengurangan banjir dan pengembangan kawasan permukiman di Desa Lubuk Alung.
Copyrights © 2026