Ketahanan pangan berkelanjutan memerlukan sistem peternakan yang mampu menyediakan sumber protein hewani secara efisien dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengelolaan rantai pasok pakan domba pedaging menggunakan pendekatan sistem dinamis untuk meningkatkan produktivitas ternak dan keuntungan peternak. Penelitian dilakukan di Kelompok Tani Sari Bumi, Desa Minggirsari, Kabupaten Blitar. Metode yang digunakan meliputi penyusunan Causal Loop Diagram (CLD), Stock and Flow Diagram (SFD), skenario yang digunakan adalah pakan konvensional yang masih menggunakan rumput (hijauan) dengan PK 10,2% dan pakan formulasi berbasis bahan baku lokal meliputi tongkol jagung, konsentrat, dan nutrisi cair dengan PK 19%. Hasil simulasi selama periode penggemukan 183 hari menunjukkan bahwa pakan formulasi menghasilkan pertambahan bobot badan sebesar 27,45 kg/ekor, lebih tinggi dibandingkan pakan konvensional sebesar 10,98 kg/ekor. Produksi daging dan pendapatan peternak juga mengalami peningkatan seiring dengan efisiensi penggunaan pakan. Biaya pakan pada skenario formulasi sebesar Rp723.216/ekor, lebih rendah dibandingkan pakan konvensional sebesar Rp1.811.700/ekor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan formulasi pakan berbasis sumber daya lokal yang didukung pengelolaan rantai pasok yang terintegrasi mampu meningkatkan efisiensi usaha peternakan domba serta mendukung ketahanan pangan berkelanjutan.
Copyrights © 2026