Mahasiswa sering menghadapi berbagai tekanan akademik, sosial, dan personal yang berpotensi menimbulkan stres serta memengaruhi kesejahteraan psikologisnya. Kemampuan dalam mengelola tekanan tersebut tercermin melalui strategi coping yang digunakan individu dalam menghadapi berbagai tuntutan kehidupan akademik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis hasil penelitian mengenai hubungan antara coping stress dan psychological well-being pada mahasiswa. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan naratif. Proses pencarian literatur dilakukan melalui Google Scholar menggunakan kata kunci coping stress, strategi coping, psychological well-being, dan mahasiswa. Artikel yang dianalisis merupakan publikasi ilmiah pada rentang tahun 2022–2026 yang sesuai dengan fokus penelitian. Sebanyak 11 artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis menggunakan teknik content analysis. Hasil kajian menunjukkan bahwa coping stress memiliki hubungan positif yang signifikan dengan psychological well-being pada mahasiswa. Strategi coping adaptif, khususnya problem-focused coping, terbukti lebih efektif dalam membantu mahasiswa mengatasi tekanan akademik, meningkatkan kemampuan adaptasi, serta mempertahankan kesehatan mental. Selain itu, dukungan sosial dari keluarga, teman sebaya, dan lingkungan kampus berperan dalam memperkuat efektivitas coping terhadap kesejahteraan psikologis. Temuan penelitian ini menegaskan bahwa pengembangan keterampilan coping adaptif merupakan faktor penting dalam meningkatkan psychological well-being mahasiswa serta dapat menjadi dasar pengembangan layanan bimbingan dan konseling di perguruan tinggi.
Copyrights © 2026