Penelitian ini membahas adaptasi karyawan terhadap sistem poin Penalti absensi dan dampaknya pada kinerja tim di Departemen Teknik PT Etercon Pharma. Permasalahan penelitian dilatarbelakangi oleh tingginya akumulasi poin penalti menunjukkan masih adanya pelanggaran kedisiplinan kerja. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses adaptasi karyawan terhadap sistem poin penalti absensi serta dampaknya terhadap kinerja tim. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi langsung, dan dokumentasi. Data dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem poin Penalti absensi telah dipahami dengan baik oleh karyawan melalui sosialisasi yang efektif sehingga meningkatkan kesadaran disiplin kerja. Karyawan memahami mekanisme pelanggaran, akumulasi poin, dan sanksi yang diterapkan. Namun, masih ditemukan miskomunikasi antar karyawan serta persepsi ketidakadilan terkait perbedaan bobot poin dan kurangnya fleksibilitas kebijakan terhadap kondisi eksternal. Penerapan sistem juga mendorong peningkatan self regulation karyawan dalam pengelolaan waktu dan memberikan dampak positif terhadap kinerja tim melalui meningkatnya keteraturan kerja, produktivitas, dan efektivitas pelaksanaan tugas.
Copyrights © 2026