Chainless e-trike merupakan kendaraan listrik yang mengubah energi kayuhan menjadi energi listrik menggunakan generator Brushless Direct Current (BLDC), sehingga tidak memerlukan transmisi rantai konvensional. Permasalahan utama pada sistem ini adalah perubahan tegangan dan daya generator akibat variasi kecepatan kayuhan pengguna, sehingga energi yang dihasilkan belum termanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem Maximum Power Point Tracking (MPPT) berbasis konverter Buck-Boost untuk mengoptimalkan pemanenan energi dari generator BLDC pada chainless e-trike bagi penyandang disabilitas. Metode yang digunakan meliputi perancangan perangkat keras generator BLDC, penyearah tiga fasa, konverter Buck-Boost, serta algoritma MPPT Perturb and Observe yang diimplementasikan pada mikrokontroler. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tanpa MPPT daya generator meningkat dari 26,0 W pada cadence 20 RPM menjadi 197,4 W pada 80 RPM, sedangkan dengan MPPT meningkat dari 32,0 W menjadi 232,1 W pada rentang cadence yang sama. Rata-rata peningkatan daya mencapai 20,5%, sementara efisiensi transfer energi ke baterai meningkat dari sekitar 87,4% menjadi 95,1%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan MPPT mampu mempertahankan generator BLDC bekerja pada titik daya maksimum, meningkatkan efisiensi pemanenan energi, mempercepat pengisian baterai, serta memberikan bantuan motor yang lebih stabil sehingga mendukung mobilitas penyandang disabilitas.
Copyrights © 2026