Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

APLIKASI WATPASDROID UNTUK PERBAIKAN SAMBUNGAN POROS MESIN LISTRIK PADA PRAKTIKUM UJI PEMBEBANAN MOTOR Mochammad Darwis
Integrated Lab Journal Vol. 4 No. 1 (2016)
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (297.594 KB) | DOI: 10.14421/ilj.2016.%x

Abstract

The quality of an electrical connection engine shaft which is not straight and not exactly center can damage the engine crankshaft and the rotated engine. The Power used will be enlarged and the temperature of the equipment will increase. Increasing temperatures will shorten the life of the equipment. Previously, to test the quality of the connection shaft, we use a waterpas. Disadvantage of this method is a waterpas, only measures the flatness of the field in one or two areas only. Watpasdroid application developed as a quality improvement solution for shaft connection which is cheaper and easier. With this app, android phones can be used to measure how much the value of the tilt on the axis x, y and z. The value-added applications are high level of accuracy and simplicity. Without the need to add another device, the Android phone quite put on the field to be measured. Watpasdroid already used in Electric Drive laboratory in Electronic Engineering Polytechnic Institute of Surabaya (PENS), to check the connections of the engine shaft on motor loading test. Application developed using Basic4Android program (B4A), which uses the Basic programming language, which is easier than the other developer programs based on Java.
RANCANG BANGUN SISTEM PENGISIAN DAN PENGGUNAAN BATERAI GEROBAK SEPEDA LISTRIK UMKM DI LABORATORIUM PENGEMUDIAN ELEKTRIK Mochammad Darwis
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 6 (2024): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 6 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini sebagai kelanjutan dari penelitian sebelumnya yang membahas mengenai pengisian baterai sepeda listrik dengan metode pengisian mandiri (self-charging atau SC). Disain penelitian tersebut diterapkan ke gerobak sepeda listrik untuk membantu UMKM yang melakukan perdagangan dengan berkeliling. Sistem SC ini akan menyingkat waktu pengisian dalam kondisi gerobak diam atau tidak dijalankan. Selain itu juga akan menambah waktu tempuh gerobak. Gerobak memiliki dua buah baterai. Sistem akan mendeteksi dan menentukan baterai mana yang akan digunakan atau baterai terpakai (BT) untuk memberikan daya ke motor pada saat sepeda berjalan. Baterai yang tidak terpakai (BTT) akan dideteksi kondisinya. Jika dibawah 50 persen dari kapasitas optimumnya, maka BTT akan diisi melalui generator DC yang aktif ketika sepeda berjalan dan akan berhenti mengisi jika sudah penuh. Jika kondisi BT dibawah 50 persen dari kapasitas optimumnya, maka akan diganti dengan BBT jika kondisi BTT diatas 50 persen. Semua dikendalikan melalui controller Raspberry Pi yang akan membaca sensor arus, sensor tegangan dan mengendalikan relay. Pada penelitian ini didapatkan bahwa proses pengisian self-charging yang dilakukan oleh generator dapat menaikkan jarak tempuh sebesar 26 persen jika dibandingkan dengan tanpa menggunakan contoller (baterai hanya diparalel saja). Kata kunci: Generator DC, baterai, self charging, sepeda listrik, Raspberry Pi.
RANCANG BANGUN PRINTER 3D BERBASIS RESIN CAIR DI LABORATORIUM ELEKTRONIKA INDUSTRI UNTUK MENDUKUNG KEMANDIRIAN LABORATORIUM Djohan Kuntjoro; Mochammad Darwis
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 7 (2025): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 7 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pembuatan prototipe printer 3D berbasis resin dan perbandingan hasil cetaknya dengan printer 3D tipe filamen (Fused Deposition Modeling/FDM). Tujuan penelitian adalah untuk mengevaluasi kinerja, kualitas hasil cetak, dan efisiensi biaya dari printer resin yang dirancang sendiri. Proses pembuatan meliputi perancangan mekanik, sistem pencahayaan UV, serta integrasi kontrol berbasis mikrokontroler. Pengujian dilakukan dengan mencetak model uji standar pada kedua printer, kemudian dibandingkan berdasarkan akurasi dimensi, ketajaman detail, kekasaran permukaan, serta waktu dan biaya pencetakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa printer resin hasil rancangan mampu menghasilkan detail dan kehalusan permukaan yang lebih baik dibandingkan printer filamen dan memerlukan waktu pencetakan yang lebih cepat. Dengan demikian, printer resin yang dikembangkan dapat menjadi alternatif ekonomis untuk membuat peralatan bantu di laboratorium. Hasil purwarupa printer 3d resin yang telah dirancang dan dibangun, dapat digunakan untuk mencetak beberapa bentuk uji 3 dimensi. Penghematan kecepatan waktu cetaknya mengikuti regresi logaritmis yang berkesesuaian dengan volume objek yang akan dicetak jika dibandengkan dengan printer 3D filamen. Kata kunci: printer 3D resin, FDM, perbandingan kinerja, pembuatan prototipe, kualitas cetak.
RANCANG BANGUN LEMARI PENGGANTIAN BATERAI (BATTERY SWAPPING STATION) UNTUK GEROBAK LISTRIK UMKM DI LABORATORIUM PENGEMUDIAN LISTRIK Mochammad Darwis
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 7 (2025): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 7 Tahun 2025
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan kendaraan listrik skala kecil, seperti gerobak listrik untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), menghadapi kendala utama pada waktu pengisian daya yang lama dan keterbatasan infrastruktur pengisian. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan Battery Swapping Station (BSS) sebagai solusi efisien dalam sistem manajemen energi gerobak listrik. Sistem BSS yang dirancang memungkinkan pengguna menukar baterai habis dengan baterai penuh secara cepat, sehingga meningkatkan waktu operasional tanpa menunggu proses pengisian. Prototipe stasiun penukar baterai dilengkapi dengan sistem identifikasi baterai berbasis mikrokontroler, monitoring tegangan dan suhu, serta sistem keamanan mekanis dan elektrik untuk memastikan pertukaran yang aman dan andal. Hasil pengujian menunjukkan bahwa penggunaan BSS dapat mengurangi waktu henti operasional hingga 95,83% per hari dibandingkan metode pengisian konvensional. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam pengembangan ekosistem kendaraan listrik skala kecil yang efisien dan berkelanjutan bagi UMKM di Indonesia.
PENGEMBANGAN MODUL PRAKTIKUM FPGA BERBASIS TANG NANO 4K MENGGUNAKAN GOWIN IDE UNTUK PEMBELAJARAN VERILOG HDL DAN SISTEM DIGITAL Aris Eko Saputro; Mochammad Darwis
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran Field Programmable Gate Array (FPGA) di perguruan tinggi masih menghadapi kendala berupa keterbatasan modul praktikum yang sistematis, tingginya biaya perangkat, serta minimnya media pembelajaran berbasis FPGA berbiaya rendah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan modul praktikum FPGA berbasis Tang Nano 4K menggunakan Gowin IDE untuk mendukung pembelajaran Verilog Hardware Description Language (HDL) dan sistem digital. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, validasi, dan uji coba kepada mahasiswa. Modul mencakup materi pengenalan FPGA, penggunaan Gowin IDE, pemrograman Verilog HDL, simulasi, sintesis, implementasi, serta praktikum gerbang logika, rangkaian sekuensial, counter, finite state machine (FSM), PWM, antarmuka seven-segment display, UART, SPI, dan I²C. Hasil validasi menunjukkan tingkat kelayakan sebesar 94,2% dari ahli materi dan 94,0% dari ahli media dengan kategori sangat layak. Uji praktikalitas pada 30 mahasiswa memperoleh nilai 93,7% (sangat praktis). Nilai rata-rata meningkat dari 58,4 (pre-test) menjadi 84,9 (post-test) dengan N-Gain 0,64, sedangkan uji paired sample t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan (p < 0,001). Hasil penelitian menunjukkan bahwa modul yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif sebagai media pembelajaran Verilog HDL dan sistem digital berbasis FPGA.
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI MAXIMUM POWER POINT TRACKING PADA GENERATOR BLDC UNTUK CHAINLESS E-TRIKE PENYANDANG DISABILITAS DI LABORATORIUM PENGEMUDIAN Mochammad Darwis
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chainless e-trike merupakan kendaraan listrik yang mengubah energi kayuhan menjadi energi listrik menggunakan generator Brushless Direct Current (BLDC), sehingga tidak memerlukan transmisi rantai konvensional. Permasalahan utama pada sistem ini adalah perubahan tegangan dan daya generator akibat variasi kecepatan kayuhan pengguna, sehingga energi yang dihasilkan belum termanfaatkan secara optimal. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem Maximum Power Point Tracking (MPPT) berbasis konverter Buck-Boost untuk mengoptimalkan pemanenan energi dari generator BLDC pada chainless e-trike bagi penyandang disabilitas. Metode yang digunakan meliputi perancangan perangkat keras generator BLDC, penyearah tiga fasa, konverter Buck-Boost, serta algoritma MPPT Perturb and Observe yang diimplementasikan pada mikrokontroler. Hasil pengujian menunjukkan bahwa tanpa MPPT daya generator meningkat dari 26,0 W pada cadence 20 RPM menjadi 197,4 W pada 80 RPM, sedangkan dengan MPPT meningkat dari 32,0 W menjadi 232,1 W pada rentang cadence yang sama. Rata-rata peningkatan daya mencapai 20,5%, sementara efisiensi transfer energi ke baterai meningkat dari sekitar 87,4% menjadi 95,1%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa penerapan MPPT mampu mempertahankan generator BLDC bekerja pada titik daya maksimum, meningkatkan efisiensi pemanenan energi, mempercepat pengisian baterai, serta memberikan bantuan motor yang lebih stabil sehingga mendukung mobilitas penyandang disabilitas.
Pengunaan Myo Armband untuk Monitoring Terapi Otot Kaki pada Penderita Pasca Stroke di Laboratorium Elektronika Medik Subari; Mochammad Darwis
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pasca stroke sering menyebabkan penurunan kekuatan dan koordinasi otot tungkai sehingga memerlukan terapi rehabilitasi yang terukur dan berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan sistem monitoring terapi otot kaki berbasis Myo Armband di Laboratorium Elektronika Medik untuk memperoleh data aktivitas elektromiografi (EMG) secara real-time selama proses terapi. Sistem dikembangkan dengan mengintegrasikan Myo Armband, komputer pemantau, dan perangkat lunak analisis yang mampu merekam nilai sinyal EMG, jumlah kontraksi otot, serta tingkat aktivasi otot selama latihan. Pengujian dilakukan terhadap 20 responden yang terdiri atas 10 penderita pasca stroke dan 10 subjek sehat sebagai pembanding. Hasil pengujian menunjukkan sistem memiliki tingkat keberhasilan akuisisi data sebesar 98,6%, latensi transmisi rata-rata 46 ms, dan akurasi klasifikasi kontraksi otot sebesar 95,2%. Pada kelompok pasca stroke, rerata amplitudo sinyal EMG meningkat dari 61,8 ± 11,4 µV menjadi 82,7 ± 13,1 µV setelah empat minggu terapi, dengan peningkatan aktivasi otot sebesar 33,8%. Hasil validasi oleh dua dokter rehabilitasi medik dan tiga dosen teknik biomedis memperoleh nilai kelayakan rata-rata 94,1%, menunjukkan sistem sangat layak digunakan sebagai media monitoring terapi otot kaki. Sistem yang dikembangkan mampu menyediakan data kuantitatif yang objektif untuk membantu evaluasi perkembangan rehabilitasi pasien pasca stroke
RANCANG BANGUN SCANNER 3D DI LABORATORIUM ELEKTRONIKA INDUSTRI UNTUK MEMUDAHKAN DISAIN OBJEK 3D Djohan Kuntjoro; Mochammad Darwis
Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian Vol. 8 (2026): Seminar Nasional Hasil Riset dan Pengabdian (SNHRP) Ke 8 Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas PGRI Adi Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Teknologi pemindaian tiga dimensi (3D scanning) menjadi salah satu kebutuhan penting dalam pembelajaran desain produk, reverse engineering, dan 3D printing. Namun, harga perangkat komersial yang relatif tinggi membatasi pemanfaatannya di laboratorium pendidikan. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun scanner 3D berbiaya rendah di Laboratorium Elektronika Industri untuk memudahkan proses digitalisasi objek menjadi model 3D. Sistem dikembangkan menggunakan kamera 12 MP, meja putar berbasis motor stepper NEMA 17, mikrokontroler ESP32, serta perangkat lunak Meshroom dan Blender. Metode penelitian meliputi perancangan, implementasi, dan pengujian kinerja sistem. Hasil pengujian terhadap 20 objek menunjukkan tingkat keberhasilan rekonstruksi sebesar 95%, dengan waktu pemindaian rata-rata 4,8 menit dan waktu pemrosesan 12,6 menit per objek. Rata-rata galat dimensi yang diperoleh sebesar 1,82 mm (1,46%) dibandingkan ukuran sebenarnya. Validasi oleh tiga ahli memperoleh nilai 91,4% (sangat layak), sedangkan uji pengguna terhadap 30 mahasiswa menunjukkan tingkat kepuasan 89,7%, dengan 93,3% responden menyatakan sistem mempermudah proses desain objek 3D. Hasil penelitian menunjukkan bahwa scanner 3D yang dikembangkan layak digunakan sebagai media praktikum dan alternatif ekonomis bagi laboratorium pendidikan.