Keamanan jajanan sekolah merupakan aspek penting dalam menjaga kesehatan siswa karena makanan yang tidak aman berisiko menyebabkan penyakit bawaan pangan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan sanitasi kantin dengan keamanan jajanan siswa di MTsS Al-Washliyah Medan Krio. Penelitian menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi dan sampel berjumlah 35 siswa kelas IX-6 yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner keamanan jajanan dan lembar observasi sanitasi kantin, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kepercayaan 95% (α=0,05). Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 24 siswa (68,6%) mengonsumsi jajanan kategori aman dan 11 siswa (31,4%) mengonsumsi jajanan kategori tidak aman. Hasil observasi menunjukkan Kantin 1 tidak memenuhi syarat sanitasi (44,4%), sedangkan Kantin 2 memenuhi syarat sanitasi (72,2%). Analisis bivariat menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara sanitasi kantin dan keamanan jajanan siswa dengan nilai Pearson Chi-Square sebesar 16,086 dan p-value <0,001. Disimpulkan bahwa sanitasi kantin berhubungan dengan keamanan jajanan siswa. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan sanitasi kantin serta edukasi keamanan pangan bagi pengelola kantin dan siswa untuk mengurangi terjadinya kontaminasi pada bahan pangan.
Copyrights © 2026