Health Research Journal of Indonesia
Vol 4 No 6 (2026): Health Research Journal of Indonesia

Dampak Pernikahan Anak pada Kesehatan Mental: Scoping Review Mengenai Dampak Psikologis dan Emosional

Lintang Qusnul Budi Setiawati (Program Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Surabaya, Indonesia)
Muthmainnah Muthmainnah (Departemen Epidemiologi, Biostatistik, Kependudukan dan Promosi Kesehatan, Universitas Airlangga, Surabaya)
Yuli Puspita Devi (Departemen Epidemiologi, Biostatistik, Kependudukan dan Promosi Kesehatan, Universitas Airlangga, Surabaya)
Elok Dzul Afifah (Program Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Surabaya)
Alifia Irbah Imtinani (Program Magister Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga, Surabaya)
Rachel Amanda (Varians Statistik Kesehatan, Jakarta, Indonesia)
Roma Yuliana (Program Studi Administrasi Kesehatan, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Indonesia Mandiri, Lampung)
Ikrimah Nafilata (2. Program Studi Teknologi Bank Darah, STIKES Guna Bangsa, Yogyakarta)



Article Info

Publish Date
08 Aug 2026

Abstract

Praktik pernikahan anak masih menjadi perhatian dalam aspek kesehatan masyarakat karena berbagai dampaknya pada anak yang menikah di usia dini. Pernikahan anak didefinisikan sebagai pernikahan baik secara formal maupun informal sebelum usia 18 tahun yang saat ini masih menjadi isu global dengan berbagai dampaknya pada kesehatan mental pengantin muda, khususnya perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplor dan mensintesis bukti dampak kesehatan mental yang berhubungan dengan pernikahan dini dan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mendasari munculnya dampak tersebut. Penelitian ini merupakan scoping review menggunakan diagram PRISMA untuk mengidentifikasi artikel yang relevan dari PubMed, Scopus, dan Google Scholar. Sebanyak 11 artikel di analisis dalam studi ini. Hasil sintesis dari 11 artikel terpilih menunjukkan bahwa pernikahan dini berhubungan dengan kondisi psikologis termasuk meningkatkan risiko stres, depresi, dan kecemasan akibat dari kehilangan otonomi, terbatasnya akses pendidikan, permasalahan ekonomi, dan konflik keluarga. Pengantin muda lebih rentan terhadap kekerasan yang mana memperburuk masalah kesehatan mental yang mereka alami. Temuan penilitian ini menegaskan pentingkan intervensi yang komprehensif untuk mengatasi dampak kesehatan mental dari pernikahan anak.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

HRJI

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Health Research Journal of Indonesia (HRJI) merupakan media publikasi penelitian orisinil dan review article di bidang Kesehatan meliputi Kesehatan Masyarakat, Farmasi, Keperawatan, Kebidanan, dan bidang Kesehatan lainnya yang berfokus pada topik promosi kesehatan, manajemen kesehatan, pelayanan ...