Perkembangan teknologi informasi mendorong perpustakaan sekolah menerapkan sistem otomasi untuk meningkatkan efektivitas pengelolaan perpustakaan. Salah satu perangkat lunak yang banyak digunakan adalah Senayan Library Management System (SLiMS) 9 Bulian. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi penerapan dan pemanfaatan SLiMS 9 Bulian dalam mendukung pengelolaan perpustakaan di SMP Muhammadiyah Palopo serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat penerapannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui tahapan kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SLiMS 9 Bulian telah dimanfaatkan pada fitur bibliografi, sirkulasi, OPAC, keanggotaan, data pengunjung, dan pelaporan. Evaluasi menunjukkan bahwa fitur bibliografi, sirkulasi, OPAC, dan keanggotaan berada pada kategori efektif, sedangkan data pengunjung dan pelaporan berada pada kategori cukup efektif. Faktor pendukung meliputi ketersediaan sarana dan prasarana, pengalaman pelatihan pengelola, serta dukungan kepala sekolah. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan sumber daya manusia, ketidakstabilan jaringan internet, dan keterbatasan waktu pengelola perpustakaan.)
Copyrights © 2026