Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan
Vol 7, No 4 (2025)

IDENTIFIKASI KADAR SENYAWA METABOLIT SEKUNDER EKSTRAK PEGAGAN Centella asiatica SEBAGAI BAHAN FEED ADDITIVE ALAMI

Ilham, Muhamad Aripin (Unknown)
Mansyur, Mansyur (Unknown)
Ramadhan, Rahmad Fani (Unknown)



Article Info

Publish Date
11 Aug 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kadar senyawa metabolit sekunder dalam ekstrak pegagan (Centella asiatica) yang tumbuh pada dataran tinggi. Pegagan memiliki senyawa metabolisme sekunder yang terdiri dari flavonoid, triterpenoid, tanin, saponin, dan senyawa lainnya. Senyawa metabolit ini memiliki manfaat sebagai antioksidan dan antimikroba sehingga dapat digunakan sebagai bahan feed additive untuk menggantikan antibiotic growth promotore dan antioksidan sintetis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan mengumpulkan sampel pegagan dari 30 titik di sekitar area Bandung raya, Jawa Barat, Indonesia. Metode maserasi digunakan untuk mengekstrak sampel. Senyawa metabolit sekunder yang diukur dalam penelitian ini adalah flavonoid, triterpenoid, tanin, dan saponin. Senyawa tersebut diukur dengan metode spektrofotometrik. Hasil penelitian ini menunjukan kadar flavonoid yang terukur sebesar 132,34 ± 11,12 mg EK/g berat kering, triterpenoid 17,83 ± 2,84 mg EAU/g berat kering, tanin 64,59 ± 21,85 mg EKa/g berat kering, dan saponin 171,77 ± 74,91 mg ED/g berat kering. Berdasarkan hasil tersebut, pegagan memiliki potensi untuk dijadikan sebagai bahan feed additive alami untuk menggantikan antibiotic growth promotore dan antioksidan sintetis.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

jnttip

Publisher

Subject

Agriculture, Biological Sciences & Forestry Biochemistry, Genetics & Molecular Biology Chemical Engineering, Chemistry & Bioengineering Industrial & Manufacturing Engineering

Description

Jurnal NTTIP merupakan jurnal ilmiah, mempublikasikan hasil-hasil penelitian dan riview berkaitan dengan ilmu nutrisi ternak tropis dan teknologi pakan. Meliputi seluruh aspek kimia, biokimia dan fisiologi sebagai dampak pemberian pakan, bioteknologi pakan dan hijauan bahan pakan, serta teknologi ...