Pravelensi anemia pada remaja putri di Indonesia masih tinggi. Pemerintah mengeluarkan program pencegahan dan penanggulan anemia dengan pemberian tablet tambah darah setiap minggu bertujuan untuk mengurangi kejadian anemia pada remaja putri. Peningkatan pengetahuan dilakukan untuk meningkatkan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri. Penelitian ini bertujan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja. Desain yang digunakan yakni analitik observasional dengan pendekatan cross sectional. Sampel dipilih dengan menggunakan sampling jenuh. Jumlah subyek penelitian dalam penelitian sebanyak 184 remaja putri dari jumlah populasi remaja putri kelas X SMA Negeri 1 Rambah. Instrumen yang digunakan untuk mengukur variabel penelitian adalah kuesioner. Analisa data menggunakan analisis univariat dan bivariate uji chi-square. tingkat pengetahuan tentang anemia remaja putri sebagian besar baik (77,7%) dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri dalam kategori tidak patuh (72,3%). Hasil penelitian didapatkan nilai p = 0,501 yang berarti tidak terdapat hubungan yang positif dengan kekuatan lemah antara tingkat pengetahuan tentang anemia dengan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah. Kesimpulan dari penelitian ini adalah tingkat pengetahuan tentang anemia berhubungan dengan kepatuhan konsumsi tablet tabah darah pada remaja putri.
Copyrights © 2026