Pencemaran udara akibat emisi kendaraan bermotor menjadi salah satu permasalahan lingkungan di kawasan perkotaan, terutama pada wilayah dengan aktivitas lalu lintas yang tinggi. Vegetasi seperti Ketapang Kencana (Terminalia mantaly) berpotensi dimanfaatkan sebagai salah satu upaya alami dalam mengurangi partikulat udara. Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas tanaman Ketapang Kencana dalam menurunkan konsentrasi partikulat udara di Simpang Tujuh Ulee Kareng, Kota Banda Aceh. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pra-eksperimen one-group pretest-posttest. Pengukuran dilakukan satu kali sebelum dan satu kali sesudah penempatan tanaman dalam polibag selama 7 hari pada titik yang sama. Parameter yang diukur meliputi PM₂.₅, PM₁₀, PM₅.₀, PM₁.₀, AQI, suhu, dan kelembapan. Hasil menunjukkan penurunan PM₂.₅ dari 101 menjadi 14 µg/m³, PM₁₀ dari 144 menjadi 20 µg/m³, PM₅.₀ dari 115 menjadi 16 µg/m³, dan PM₁.₀ dari 110 menjadi 14 µg/m³. AQI menurun dari 205 menjadi 97, suhu dari 40°C menjadi 30°C, sedangkan kelembapan meningkat dari 43% menjadi 57%. Secara deskriptif, penempatan Ketapang Kencana diikuti oleh perbaikan kondisi kualitas udara dan mikroklimat pada lokasi penelitian.
Copyrights © 2026