Meningkatnya beban kerja akibat tingginya kunjungan pasien serta banyaknya program pelayanan kesehatan yang harus ditangani berpotensi menimbulkan stres kerja dan berdampak pada penurunan kinerja karyawan di UPT BLUD Puskesmas Nipah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh beban kerja dan stres kerja terhadap kinerja karyawan serta menguji peran motivasi kerja sebagai variabel moderasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif kausal dengan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Populasi penelitian adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada UPT BLUD Puskesmas Nipah. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner menggunakan skala Likert. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beban kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, stres kerja berpengaruh negatif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, serta motivasi kerja mampu memoderasi pengaruh beban kerja terhadap kinerja karyawan. Namun, motivasi kerja tidak mampu memoderasi pengaruh stres kerja terhadap kinerja karyawan. Penelitian ini menunjukkan pentingnya pengelolaan beban kerja dan pengendalian stres kerja guna meningkatkan kinerja pegawai secara optimal.
Copyrights © 2026