Kemampuan mengenal huruf merupakan keterampilan awal yang penting dalam perkembangan membaca anak usia dini. Namun, masih terdapat anak Kelompok B yang mengalami hambatan dalam mengenali, menyebutkan, membedakan, dan menghubungkan bentuk huruf dengan bunyinya sehingga berisiko mengalami kesulitan membaca. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya strategi pembelajaran yang memberikan stimulasi bunyi-huruf secara sistematis sekaligus melibatkan interaksi belajar yang sesuai dengan kebutuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengenal huruf melalui metode fonik berbasis pembelajaran kolaboratif pada anak dengan risiko kesulitan membaca di TK Negeri Pembina Kabupaten Kutai Timur. Penelitian menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah satu anak (focal child) Kelompok B yang diidentifikasi berisiko mengalami kesulitan membaca. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi kemampuan mengenal huruf, tes kemampuan mengenal huruf, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemampuan mengenal huruf dari 26,67% pada kondisi awal menjadi 55,55% pada Siklus I dan 88,89% pada Siklus II. Peningkatan terlihat pada kemampuan anak dalam mengenali, menyebutkan, membedakan, serta menghubungkan bentuk huruf dengan bunyi yang sesuai. Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan metode fonik berbasis pembelajaran kolaboratif dapat mendukung peningkatan kemampuan mengenal huruf pada anak dengan risiko kesulitan membaca melalui kegiatan yang sistematis, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan belajar anak.
Copyrights © 2026