Model transportasi adalah cara untuk menyelesaikan masalah pengiriman dengan mempertimbangkan beberapa faktor. PT. Indo Maritim Pratama memiliki tiga cabang berbeda dan mengalami masalah pengiriman produk. Studi ini bertujuan untuk menemukan biaya transportasi terendah, dengan mempertimbangkan kapasitas gudang masing-masing perusahaan. Biaya transportasi merupakan salah satu komponen utama dalam sistem distribusi yang berpengaruh terhadap efisiensi operasional perusahaan. Ketidaktepatan dalam pengalokasian distribusi dari sumber ke tujuan dapat menyebabkan tingginya biaya transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alokasi distribusi guna memperoleh biaya transportasi yang lebih efisien dengan menggunakan metode Vogel's Approximation Method (VAM) sebagai solusi awal dan metode Stepping Stone sebagai uji optimalitas. Data yang digunakan meliputi kapasitas pasokan dari setiap sumber, permintaan pada setiap tujuan, serta biaya transportasi per unit. Tahapan penelitian dimulai dari penyusunan model transportasi, penentuan solusi awal menggunakan metode VAM, kemudian dilakukan evaluasi menggunakan metode Stepping Stone untuk memperoleh solusi distribusi yang optimal. Studi ini menggunakan metodologi kuantitatif untuk mencapai tujuan tersebut. Kita dapat memperoleh solusi awal untuk masalah transportasi dengan menerapkan Metode Aproksimasi Vogel. Opsi terbaik kemudian dapat ditemukan dengan menerapkan Metode Stepping Stone. Menurut hasil perhitungan, PT. Indo Maritim Pratama harus membayar minimal Rp99.525 untuk transportasi. Metode Aproksimasi Vogel dan Metode Stepping Stone digunakan untuk menyelesaikan perhitungan ini secara manual. Selain itu, perangkat lunak POM-QM digunakan untuk memvalidasi perhitungan manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengiriman barang ke setiap toko harus menelan biaya minimal Rp99.525
Copyrights © 2026