Kapulaga lokal Ciamis merupakan salah satu rempah lokal yang berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku minuman fungsional karena mengandung berbagai senyawa bioaktif dan memiliki aktivitas antioksidan. Pemanfaatannya dalam minuman dapat menjadi salah satu alternatif pengembangan produk berbasis bahan pangan lokal yang memiliki karakteristik fungsional. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan formulasi terbaik minuman fungsional berbasis kapulaga berdasarkan karakteristik organoleptik, kandungan fitokimia, dan aktivitas antioksidan. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap dua faktor, yaitu jenis kapulaga, dengan kulit dan tanpa kulit, serta konsentrasi kapulaga sebesar 100, 150, dan 200 g. Data organoleptik dianalisis menggunakan analisis ragam dan dilanjutkan dengan uji Duncan pada taraf kepercayaan 95%. Formulasi terbaik selanjutnya dianalisis secara kualitatif untuk mengetahui kandungan fitokimia dan diuji aktivitas antioksidannya menggunakan metode 2,2-difenil-1-pikrilhidrazil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapulaga tanpa kulit dengan konsentrasi 100 g merupakan formulasi terbaik berdasarkan tingkat penerimaan panelis. Formulasi tersebut menunjukkan hasil positif terhadap senyawa flavonoid, fenolik, tanin, saponin, dan alkaloid serta memiliki aktivitas antioksidan yang tergolong sangat kuat dengan nilai IC₅₀ sebesar 35,21 ppm. Kapulaga tanpa kulit berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku minuman fungsional berdasarkan karakteristik organoleptik, kandungan fitokimia, dan aktivitas antioksidan yang diperoleh.
Copyrights © 2026