Perkembangan teknologi keuangan telah mendorong peningkatan penggunaan digital payment sebagai metode transaksi yang menawarkan kemudahan, kecepatan, dan efisiensi. Di sisi lain, kemudahan tersebut diduga turut memengaruhi perilaku konsumtif, khususnya di kalangan mahasiswa yang merupakan kelompok pengguna aktif layanan pembayaran digital. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh digital payment terhadap perilaku konsumtif mahasiswa Program Studi Manajemen Universitas Kristen Indonesia Paulus. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian eksplanatori. Populasi penelitian adalah mahasiswa aktif pengguna digital payment, dengan sampel sebanyak 96 responden yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dan dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan IBM SPSS Statistics 22 melalui uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linear sederhana, serta uji t. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh instrumen penelitian valid dan reliabel dengan nilai Cronbach's Alpha sebesar 0,966. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa digital payment berpengaruh positif dan signifikan terhadap perilaku konsumtif mahasiswa dengan koefisien regresi sebesar 0,961, nilai t sebesar 24,643, dan tingkat signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05). Temuan ini mengindikasikan bahwa semakin tinggi intensitas penggunaan digital payment, semakin tinggi pula kecenderungan mahasiswa melakukan pembelian impulsif, membeli karena promosi, mengikuti tren, dan mengalami kesulitan mengendalikan pengeluaran. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan adopsi pembayaran digital perlu diimbangi dengan penguatan literasi keuangan agar manfaat digitalisasi transaksi dapat diperoleh tanpa mendorong perilaku konsumsi yang berlebihan
Copyrights © 2026