Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) merupakan salah satu sumber Pendapatan Asli Daerah yang memiliki potensi besar bagi Kabupaten Sukabumi, namun angka tunggakan pembayaran pajak masih tergolong tinggi yaitu berkisar 28–30% per tahun meskipun jumlah kendaraan bermotor yang terdaftar di Kantor SAMSAT Kabupaten Sukabumi I Cibadak terus meningkat setiap tahunnya, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kesadaran wajib pajak, sanksi perpajakan, dan layanan SAMSAT keliling terhadap minat membayar pajak kendaraan bermotor di Kabupaten Sukabumi baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner berskala Likert yang disebarkan kepada 400 responden wajib pajak kendaraan bermotor yang terdaftar di Kantor SAMSAT Kabupaten Sukabumi I Cibadak, dipilih melalui teknik simple random sampling, dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan IBM SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesadaran wajib pajak, sanksi perpajakan, dan layanan SAMSAT keliling masing-masing berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat membayar pajak kendaraan bermotor secara parsial maupun simultan, yang berarti semakin tinggi kesadaran wajib pajak, semakin tegas penerapan sanksi, dan semakin mudah akses layanan pembayaran, maka semakin besar pula minat wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya. Penelitian ini merekomendasikan agar pihak SAMSAT terus meningkatkan sosialisasi perpajakan, menegakkan sanksi secara konsisten, dan memperluas jangkauan layanan SAMSAT keliling guna mendorong kepatuhan wajib pajak secara berkelanjutan. Kata kunci: Kesadaran Wajib Pajak, Sanksi Perpajakan, Layanan SAMSAT Keliling, Minat Membayar Pajak Kendaraan Bermotor
Copyrights © 2026