Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perputaran persediaan dan unit penjualan terhadap laba bersih pada Telkomsel Distribution Center Cluster Jakarta Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder berupa laporan keuangan, penjualan, dan persediaan selama periode 2019–2023. Sampel ditentukan menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan ketersediaan data yang relevan. Analisis dilakukan menggunakan SPSS versi 23 melalui statistik deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, analisis regresi linier berganda, uji korelasi berganda, koefisien determinasi, uji t, dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial perputaran persediaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih (sig. 0,003 < 0,05), sedangkan unit penjualan juga berpengaruh positif dan signifikan (sig. 0,001 < 0,05). Secara simultan, kedua variabel berpengaruh positif dan signifikan terhadap laba bersih (sig. 0,000 < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa pengelolaan persediaan yang efektif dan peningkatan unit penjualan berperan penting dalam meningkatkan laba bersih. Oleh karena itu, perusahaan perlu mengoptimalkan pengelolaan persediaan serta menerapkan strategi penjualan yang efektif guna meningkatkan kinerja keuangan dan mendukung keberlanjutan usaha.
Copyrights © 2026