Transformasi digital telah mendorong perkembangan filantropi dari pola konvensional menuju donasi berbasis platform online. Kemudahan akses dan transaksi digital telah meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan donasi, tetapi keputusan untuk berdonasi tetap dipengaruhi oleh tingkat kepercayaan terhadap pihak yang menyampaikan informasi, reputasi lembaga pengelola dana, serta kualitas pesan yang disampaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kredibilitas influencer, reputasi lembaga filantropi, dan konten dakwah donasi terhadap keputusan masyarakat dalam berdonasi secara online. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain penelitian asosiatif kausal. Data primer diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 101 responden masyarakat Jabodetabek yang pernah melakukan donasi secara online. Sampel ditentukan menggunakan teknik non-probability sampling dengan metode purposive sampling. Teknik analisis data meliputi uji validitas, uji reliabilitas, analisis statistik deskriptif, dan regresi logistik biner dengan bantuan IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kredibilitas influencer, reputasi lembaga filantropi, dan konten dakwah donasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan masyarakat dalam berdonasi secara online. Reputasi lembaga filantropi menjadi variabel yang memiliki pengaruh paling dominan. Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi kredibilitas influencer, semakin baik reputasi lembaga, dan semakin informatif serta persuasif konten dakwah yang disampaikan, maka semakin besar peluang masyarakat untuk melakukan donasi secara online
Copyrights © 2026