Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kualitas produk, keterjangkauan harga, promosi, dan kualitas pelayanan terhadap keputusan pembelian produk skincare Scarlett Whitening, salah satu merek lokal Indonesia yang menghadapi persaingan ketat dari Somethinc, Garnier, Whitelab, dan Wardah. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian kausal untuk menguji lima hipotesis yang disusun berdasarkan kajian penelitian terdahulu yang menunjukkan hasil tidak konsisten terhadap keempat variabel tersebut. Data dikumpulkan dari 100 responden yang ditentukan menggunakan rumus Lemeshow dan dipilih melalui teknik purposive sampling, dengan kriteria konsumen berusia minimal 17 tahun yang pernah membeli dan menggunakan produk Scarlett Whitening dalam satu tahun terakhir. Data diperoleh melalui kuesioner daring dengan skala Likert lima poin dan dianalisis menggunakan regresi linear berganda berbantuan IBM SPSS Statistics. Sebelum pengujian hipotesis, dua puluh lima butir kuesioner dinyatakan valid dan reliabel, sedangkan uji asumsi klasik menunjukkan residual berdistribusi normal serta bebas dari multikolinearitas dan heteroskedastisitas. Hasil regresi menunjukkan bahwa kualitas produk, keterjangkauan harga, promosi, dan kualitas pelayanan masing-masing berpengaruh positif dan signifikan secara parsial terhadap keputusan pembelian, dengan promosi sebagai prediktor paling dominan (Beta = 0,420). Secara simultan, keempat variabel berpengaruh signifikan terhadap keputusan pembelian (F = 26,592; p < 0,001) dan mampu menjelaskan 52,8 persen variasinya (Adjusted R Square = 0,508). Temuan ini mengindikasikan bahwa manajemen pemasaran Scarlett Whitening perlu memprioritaskan strategi promosi, tanpa mengabaikan peningkatan kualitas produk, kesesuaian harga, dan kualitas pelayanan, guna mempertahankan dan memperkuat keputusan pembelian konsumen.
Copyrights © 2026