Penelitian ini dilakukan pada perusahaan Consumer Cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh Rasio perputaran Total Aset, Rasio perputaran Aset Tetap, dan Rasio perputaran Aset Lancar secara sarsial dan simultan terhadap Rasio pengembalian Aset. Populasi dalam penelitian ini adalah 163 perusahaan Consumer Cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2018 hingga 2024, dan 17 sampel diambil dengan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan data sekunder dan pengujian hipotesis dilakukan dengan menggunakan analisis regresi linier berganda. Hasil uji koefisien determinasi (adjusted R2) menunjukkan bahwa secara simultan, kemampuan variabel Rasio perputaran Total Aset, Rasio perputaran Aset Tetap, Rasio perputaran Aset Lancar untuk menjelaskan Rasio pengembalian Aset adalah 4,85% sedangkan sisanya 95,15% dipengaruhi oleh variabel lain. Hasil penelitian secara simultan (Uji F), menunjukkan bahwa Rasio perputaran Total Aset, Rasio perputaran Aset Tetap, Rasio perputaran Aset Lancar, memiliki pengaruh yang signifikan dan positif terhadap Rasio pengembalian Aset pada perusahaan Consumer Cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2018- 2024. Secara parsial hasil penelitian (uji t) menunjukkan bahwa Rasio perputaran Total Aset dan Rasio perputaran Aset Lancar memiliki pengaruh yang signifikan dan negatif dan positif terhadap Rasio pengembalian Aset, sedangkan Rasio perputaran Aset Tetap tidak berpengaruh signifikan terhadap Rasio pengembalian Aset pada perusahaan Consumer Cyclical yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada periode 2018-2024.
Copyrights © 2026