Meningkatnya kesadaran masyarakat tentang pemanfaatan produk ramah lingkungan turut membuat tumbler semakin digemari sebagai alternatif pengganti botol plastik sekali pakai. Di tengah persaingan antarpelaku industri yang kian ketat, pelaku industri imperatif mendalami beragam elemen pemicu keputusan pembelian konsumen, terutama pada Generasi Z yang saat ini menjadi sasaran utama produk tumbler. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, penelitian ini dirancang guna menilai daya intervensi gaya hidup, desain produk, serta harga terhadap keputusan pembelian tumbler LocknLock pada Generasi Z di Kota Bandung, baik bila ditinjau secara terpisah maupun ketika dianalisis secara simultan. Rancangan penelitian ini berbasis kuantitatif dengan memanfaatkan strategi survei, yakni penghimpunan data melalui instrumen kuesioner yang diisi oleh 200 partisipan. Pemilihan responden dilakukan dengan teknik purposive sampling, kemudian keseluruhan data diproses dan dievaluasi melalui teknik analisis regresi linear berganda dengan menggunakan aplikasi olah data IBM SPSS Statistics. Berdasarkan hasil analisis terpisah, gaya hidup terbukti tidak memiliki kontribusi nyata dalam menentukan keputusan pembelian, sementara desain produk dan harga justru berkontribusi secara positif serta signifikan; di antara keduanya, harga menjadi faktor yang paling dominan. Uji simultan menegaskan bahwa keputusan pembelian terbukti dipengaruhi secara nyata oleh gabungan variabel gaya hidup, desain produk, serta harga secara kolektif. Nilai Adjusted R Square sebesar 0,408 mengindikasikan bahwa ketiga variabel tersebut mampu menjelaskan 40,8% variasi keputusan pembelian, sedangkan 59,2% sisanya dipengaruhi faktor lain di luar model penelitian, seperti kualitas produk, citra merek, dan promosi. Hasil studi ini diharapkan mampu berfungsi sebagai acuan bagi pihak manajemen dalam merumuskan strategi pemasaran yang relevan dengan karakteristik konsumen Generasi Z. Kata kunci: Gaya Hidup, Desain Produk, Harga, Keputusan Pembelian, LocknLock.
Copyrights © 2026