Tematik
Vol. 6 No. 2 (2026): Juli

Pemberdayaan Siswa SMKN 4 Kendal dalam Urgensi Pengelolaan Limbah Cangkang Telur Berkelanjutan : Dari Inovasi Pangan Hingga Produk Non Pangan

Devy Angga Gunantar (Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Semarang)
Iswoyo (Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Semarang)
Cornelius Hari Wibowo (Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Semarang)
Maria Sudjatinah (Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Semarang)
Antonia Nani Cahyanti (Universitas Semarang)



Article Info

Publish Date
26 Jul 2026

Abstract

Limbah cangkang telur ayam adalah sumber daya yang belum dimanfaatkan yang mengandung sekitar 94% kalsium karbonat, serta senyawa bioaktif seperti asam hialuronat, kondroitin dan glukosamin, serta mineral-mineral penting lainnya. Produksi dan konsumsi telur yang tinggi di Jawa Tengah, terutama di Kabupaten Kendal, menghasilkan banyak limbah cangkang telur yang belum dikelola dengan baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarkat ini bertujuan untuk membantu siswa SMKN 4 Kendal agar mereka bisa memahami pentingnya mengelola limbah cangkang telur dengan cara yang berkelanjutan. Ini mencakup inovasi dalam membuat produk makanan yang berguna serta produk non-makanan yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Program ini dilakukan dengan pendekatan partisipatif dan edukatif yang melibatkan berbagai disiplin ilmu oleh tim dari Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Semarang dan melibatkan 47 siswa dari kelas XI. Pelaksanaan terdiri dari lima sesi yang mencakup penguatan kosakata bahasa Inggris tentang limbah organik, pengelolaan dan komposisi kimia dari cangkang telur, pembuatan pupuk organik melalui demonstrasi dan praktik langsung erta penjelajahan peluang kewirausahaan yang berbasis pada limbah cangkang telur. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test yang memiliki 20 indikator. Indikator ini digunakan untuk mengukur pengetahuan, pengalaman, ketrampilan dan minat peserta. Hasil evaluasi menunjukkan ada peningkatan pemhaman rata-rata yang besar, yaitu 50,99% dari 37,72% menjadi 66,71%, Peningkatan paling besar terlihat pada pengetahuan tentang senyawa bioaktif, yaitu kandungan kondroitin dan glukosamin yang meningkat sebesar 71,5% serta asam hialuronat yang meningkat sebesar 71,4%. Semua peserta (100%) menyatakan minat untuk menggunakan cangkang telur sebagai pupuk organik dan ingin belajar lebih lanjut tentang cara pengolahannya. Program ini telah terbukti berhasil dalam meningkatkan pemahaman tentang lingkungan, ketrampilan teknis dan kesadaran akan keberlanjutan berdasarkan prinsip zero=waste, yang penting bagi siswa di program Tata Boga sebabai kemampuan tambahan di dunia kuliner profesional.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

tematik

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

TEMATIK: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat diterbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Semarang adalah peer-reviewed journal yang memuat artikel-artikel ilmiah dari berbagai disiplin ilmu yang diadopsi dalam berbagai aktivitas pengabdian kepada masyarakat dan ...