Pengabdian masyarakat ini dilatarbelakangi oleh kurangnya variasi media pembelajaran pada mata pelajaran Produk Kreatif dan Kewirausahaan (PKKWU) di SMK Negeri 4 Semarang yang memicu kebosanan dan rendahnya literasi branding siswa. Padahal, 100% siswa memiliki smartphone yang belum dioptimalkan sebagai instrumen akademik. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi siswa dalam mendesain identitas merek dan kemasan melalui pemanfaatan media pembelajaran berbasis Android. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan show-and-do yang mencakup tahap demonstrasi, simulasi, dan aplikasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa metode learning by doing ini berhasil menstimulasi 85% siswa kelas XII Teknik Permesinan untuk menciptakan identitas merek, logo, dan konsep kemasan secara profesional. Kesimpulannya, intervensi media Android terbukti efektif mengatasi kebosanan belajar, mentransformasi pola pikir siswa menjadi market-oriented, dan sangat direkomendasikan untuk diintegrasikan secara permanen ke dalam silabus sekolah.
Copyrights © 2026