Banjir merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi di wilayah Kelurahan Wonosari dan dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat melalui pelatihan penggunaan alat deteksi dini banjir berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan Telegram. Metode kegiatan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan penggunaan alat, praktik langsung, pendampingan dan diskusi, serta evaluasi. Alat ini bekerja dengan membaca ketinggian air menggunakan sensor, kemudian mengirimkan notifikasi peringatan secara otomatis melalui Telegram ketika air mencapai batas tertentu. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta berdasarkan hasil pre-test dan post-test, yaitu dari rata-rata 60% menjadi 88,75%. Peserta juga mampu memahami fungsi alat, komponen IoT, cara membaca notifikasi Telegram, serta tindakan awal yang perlu dilakukan saat menerima peringatan banjir. Dengan demikian, pelatihan ini dinilai efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana banjir.
Copyrights © 2026