Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

EDUKASI MIKTIGASI BANJIR BERBASIS AUGMENTED REALITY UNTUK KOMUNITAS BERKELANJUTAN Dewi Purnamasari; Soraya Rosna Samta; Rizal Ichsan Syah Putra; Nelly Zulfa; Ahmad Riki Andreas
Abdi Masya Vol 7 No 1
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52561/abdimasya.v7i1.605

Abstract

Community education on flood disaster mitigation often faces challenges because conventional methods are less interactive. This community service program aims to enhance disaster literacy and preparedness within community groups through innovative, technology-based educational media. The method employed was participatory training, with lectures, interactive discussions, and a primary focus on demonstrating and using an Augmented Reality (AR) application specifically designed for flood-mitigation simulation. The activity was attended by 30 members of a women's community empowerment group. The results indicated a significant increase in participants' understanding, as measured by pre- and post-tests, with the average score rising from 52.5 to 87.8. Qualitative feedback also revealed high enthusiasm, with 95% of participants stating that the AR-based learning method was more engaging and easier to understand than traditional counseling. The conclusion of this program is that AR technology is highly effective as a medium for participatory education in improving community preparedness for flood disasters. This innovative approach is recommended.
Pelatihan Penggunaan Alat Deteksi Dini Banjir Berbasis IOT Terintegrasi Telegram pada Kelurahan Wonosari Dewi Purnamasari; Nelly Zulfa; Soraya Rosna Samta; Rizal Ichsan Syah Putra; Ahmad Riki Andreas
TEMATIK Vol. 6 No. 2 (2026): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tematik.v6i2.15292

Abstract

Banjir merupakan salah satu permasalahan yang sering terjadi di wilayah Kelurahan Wonosari dan dapat menimbulkan kerugian bagi masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat melalui pelatihan penggunaan alat deteksi dini banjir berbasis Internet of Things (IoT) yang terintegrasi dengan Telegram. Metode kegiatan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan penggunaan alat, praktik langsung, pendampingan dan diskusi, serta evaluasi. Alat ini bekerja dengan membaca ketinggian air menggunakan sensor, kemudian mengirimkan notifikasi peringatan secara otomatis melalui Telegram ketika air mencapai batas tertentu. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta berdasarkan hasil pre-test dan post-test, yaitu dari rata-rata 60% menjadi 88,75%. Peserta juga mampu memahami fungsi alat, komponen IoT, cara membaca notifikasi Telegram, serta tindakan awal yang perlu dilakukan saat menerima peringatan banjir. Dengan demikian, pelatihan ini dinilai efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesiapsiagaan masyarakat terhadap potensi bencana banjir.
Pengembangan Model CNN-LSTM Berbasis MobileNetV2 untuk Pengenalan Kosakata Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) Tingkat Kata pada Sistem AIGLASS Ahmad Riki Andreas; Dewi Purnamasari; Kurniawati; Ahmad Bais
Jurnal Pengembangan Rekayasa dan Teknologi Vol. 10 No. 1 (2026): Mei (2026)
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jprt.v10i1.15528

Abstract

Komunikasi antara penyandang tunarungu dan masyarakat umum masih menghadapi hambatan akibat rendahnya pemahaman terhadap Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO). Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pengenalan kosakata BISINDO tingkat kata menggunakan arsitektur CNN-LSTM berbasis MobileNetV2 sebagai fondasi kecerdasan buatan pada sistem AIGLASS. Penelitian menggunakan metode CRISP-DM yang meliputi Business Understanding, Data Understanding, Data Preparation, Modeling, dan Evaluation. Dataset yang digunakan adalah Word-Level Bahasa Isyarat Indonesia (WL-BISINDO) yang terdiri atas 1.600 video dengan 32 kosakata. Hasil penelitian menunjukkan model memperoleh training accuracy sebesar 99,22%, validation accuracy terbaik sebesar 96,48%, serta accuracy, precision, recall, dan F1-score pada data pengujian masing-masing sebesar 94,69%, 95,25%, 94,69%, dan 94,66%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa model mampu mengenali kosakata BISINDO tingkat kata secara efektif dan berpotensi menjadi fondasi sistem AIGLASS untuk mendukung penerjemahan bahasa isyarat menjadi audio secara real-time.
Pemberdayaan Karang Taruna Melalui Pelatihan Video Editing dengan Filmora Untuk Konten TikTok Dewi Purnamasari; Handini Arga Damar Rani; Jumrianto; Akhmad Nayazik; Ahmad Riki Andreas
TEMATIK Vol. 5 No. 2 (2025): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tematik.v5i2.12222

Abstract

Pelatihan video editing menggunakan aplikasi Filmora merupakan salah satu upaya strategis dalam memberdayakan Karang Taruna di Desa Sawangan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas IVET berinisiatif memberikan pelatihan video editing dengan Filmora untuk diunggah di TikTok. Permasalahan yang dihadapi Karang Taruna Desa Sawangan adalah minimnya pengetahuan atau keahlian karena masih belum adanya terdapat pelatihan ataupun pendampingan dalam proses pembuatan konten pengetahuan untuk video editing masih terbatas. Berdasarkan hasil evaluasi, video editing sangat bermanfaat bagi para karang taruna Desa Sawangan terutama meningkatkan kreatifitas Karang Taruna guna peningkatan dan kemajuan bagi Desa Sawangan menghasilkan video berkualitas tinggi. Selain itu hasil dari pelatihan ini Karang Taruna Desa Sawangan mendapatkan edukasi dan mempraktekkan video editing melalui Filmora, tips dan trik membuat konten video TikTok yang menarik sebagai media promosi desa. Profile Desa Sawangan lebih dikenal ke masyarakat baik dari UMKM, tempat wisata, dan bisa meningkatkan pemasukan masyarakat Desa Sawangan.
Edukasi Mitigasi Banjir Berbasis Augmented Reality Untuk Komunitas Berkelanjutan Dewi Purnamasari; Soraya Rosna Samta; Rizal Ichsan Syah Putra; Nely Zulfa; Ahmad Riki Andreas
TEMATIK Vol. 6 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tematik.v6i1.13246

Abstract

Edukasi masyarakat mengenai mitigasi bencana banjir seringkali terkendala oleh metode konvensional yang kurang interaktif. Program pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan literasi dan kesiapsiagaan bencana pada kelompok masyarakat melalui media edukasi inovatif berbasis teknologi. Metode yang digunakan adalah pelatihan partisipatif yang meliputi ceramah, diskusi interaktif, dan fokus utama pada demonstrasi serta penggunaan aplikasi Augmented Reality (AR) yang dirancang khusus untuk simulasi mitigasi banjir. Kegiatan ini diikuti oleh 30 orang anggota kelompok pemberdayaan perempuan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta yang signifikan, diukur melalui pre-test dan post-test, dimana skor rata-rata meningkat dari 26,67% menjadi 87,5%.  Umpan balik kualitatif juga menunjukkan antusiasme yang tinggi, dengan 95% peserta menyatakan metode pembelajaran berbasis AR lebih menarik dan mudah dipahami dibandingkan penyuluhan biasa. Simpulan dari program ini adalah teknologi AR sangat efektif sebagai media edukasi partisipatif dalam meningkatkan kesiapsiagaan komunitas terhadap bencana banjir. Pendekatan inovatif ini direkomendasikan untuk diterapkan lebih luas di wilayah rawan bencana lainnya guna membangun komunitas yang lebih tangguh dan berkelanjutan