Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran IPAS berbasis kearifan lokal terhadap kesadaran budaya siswa kelas V SD Negeri 21 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode kuasi eksperimen dengan desain non-equivalent control group design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas V SD Negeri 21 Palembang yang berjumlah 48 siswa. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh, Sampel penelitian terdiri atas kelas V A yang berjumlah 24 siswa sebagai kelas eksperimen dan kelas V B yang berjumlah 24 siswa sebagai kelas kontrol. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan uji independent Sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai signifikansi sebesar 0,00 (< 0,05) sehingga H₀ ditolak dan Hₐ diterimat, sehingga terdapat pengaruh yang signifikan dari pembelajaran IPAS berbasis kearifan lokal terhadap kesadaran budaya siswa kelas V SD Negeri 21 Palembang. Pembelajaran yang mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal mampu memberikan pengalaman belajar yang lebih bermakna serta mendorong siswa untuk lebih mengenal, menghargai, dan melestarikan budaya daerahnya. Oleh karena itu, guru disarankan untuk mengintegrasikan unsur kearifan lokal dalam proses pembelajaran guna membentuk karakter siswa yang cinta budaya.
Copyrights © 2026