Borneo Nursing Journal
Vol. 8 No. 2 (2026)

Analisis Hubungan Higiene Sanitasi Lingkungan dengan Tingkat Kepadatan Lalat di Pasar Tradisional Simpang Pemda Kecamatan Medan Selayang

Meutia Nanda (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan)
Rukia Sari (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan)
Friska Ayuandini (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan)
Zahra Khairun Nisa Sitorus (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan)



Article Info

Publish Date
10 Aug 2026

Abstract

Pasar tradisional merupakan salah satu sarana umum yang berpotensi menjadi tempat penyebaran penyakit apabila kondisi higiene dan sanitasi lingkungannya tidak memenuhi standar kesehatan. Keberadaan lalat di lingkungan pasar dapat dijadikan sebagai indikator kualitas sanitasi karena lalat berperan sebagai vektor mekanis yang dapat menyebarkan berbagai penyakit, seperti diare, disentri, kolera, dan tifoid. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan antara kondisi higiene sanitasi lingkungan dengan tingkat kepadatan lalat di Pasar Tradisional Simpang Pemda, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan. Penelitian menggunakan metode observasional deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Penilaian higiene sanitasi pasar mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 17 Tahun 2020 tentang Pasar Sehat yang mencakup aspek lokasi pasar, kondisi bangunan, zonasi ruang dagang, penyediaan air bersih, toilet dan sanitasi, pengelolaan sampah, tempat penjualan bahan pangan, pengendalian vektor, manajemen sanitasi pasar, serta penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Pengukuran kepadatan lalat dilakukan menggunakan metode Fly Grill pada 10 gerai pedagang yang dipilih berdasarkan jenis komoditas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi higiene sanitasi Pasar Simpang Pemda masih belum memenuhi standar Pasar Sehat, khususnya pada aspek zonasi ruang dagang, kondisi toilet dan sanitasi, pengelolaan sampah, tempat penjualan bahan pangan, serta pengendalian vektor. Rata-rata kepadatan lalat yang diperoleh sebesar 17,2 ekor per sesi pengukuran dan termasuk kategori padat. Sebanyak 80% gerai berada pada kategori padat hingga sangat padat, dengan tingkat kepadatan tertinggi ditemukan pada gerai penjualan daging/ikan segar dan makanan matang. Hasil penelitian memperlihatkan adanya kecenderungan bahwa kondisi higiene sanitasi yang belum optimal berkaitan dengan tingginya kepadatan lalat di lingkungan pasar. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan sanitasi melalui pengelolaan sampah yang lebih baik, penyediaan fasilitas cuci tangan pakai sabun (CTPS), perlindungan bahan pangan, serta pengendalian vektor secara rutin.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

BNJ

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience Nursing Public Health

Description

Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan ...