Perilaku membolos masih menjadi salah satu permasalahan yang banyak dijumpai pada peserta didik di sekolah menengah kejuruan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas layanan konseling kelompok dengan teknik Behavior Contract dalam mengurangi perilaku membolos peserta didik di SMK Negeri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental one-group pretest-posttest. Sampel penelitian berjumlah delapan peserta didik yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan angket perilaku membolos dan dianalisis menggunakan uji Paired Sample t-Test serta Normalized Gain (N-Gain). Hasil penelitian menunjukkan penurunan rata-rata skor perilaku membolos dari 105,63 (kategori tinggi) pada pretest menjadi 70,13 (kategori sedang) pada posttest, dengan nilai signifikansi 0,000 (p<0,05) yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan. Nilai rata-rata N-Gain sebesar 0,496 berada pada kategori efektivitas sedang. Temuan ini menunjukkan bahwa layanan konseling kelompok dengan teknik Behavior Contract efektif digunakan untuk membantu peserta didik mengurangi perilaku membolos di sekolah.
Copyrights © 2026