Borneo Nursing Journal
Vol. 8 No. 2 (2026)

Hubungan Berat Badan Lahir Dengan Kejadian Balita Gizi Kurang Di Desa Kadipaten Andong

Ika Pratamawati (STIKES Estu Utomo)
Triani Yuliastanti (STIKES Estu Utomo)
Titik Wijayanti (STIKES Estu Utomo)



Article Info

Publish Date
10 Aug 2026

Abstract

Berat badan lahir merupakan faktor risiko penting yang memengaruhi gizi balita, dengan 32 balita gizi kurang di Desa Kadipaten, Andong, pada 2025 yang menerima Pemberian Makanan Tambahan (PMT) selama 28 hari.Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan berat badan lahir dengan kejadian balita gizi kurang di Desa Kadipaten, Andong. Penelitian kuantitatif analitik ini menggunakan desain case-control secara retrospektif pada 492 populasi balita Januari–Desember 2025, dengan sampel 32 balita gizi kurang dan 32 balita normal yang dianalisis pakai uji chi-square guna mengetahui hubungan berat badan lahir terhadap gizi kurang. Hasil penelitian Sebagian besar berat bayi lahir di Desa Kadipaten, Andong tergolong normal (81,3%), dengan proporsi ibu berstatus gizi kurang dan normal yang seimbang masing-masing 50%. Terdapat hubungan bermakna antara berat badan lahir dan kejadian gizi kurang pada balita (\(p = 0,010\)), sehingga ibu disarankan memperhatikan pemenuhan gizi sejak hamil guna mencegah masalah gizi anak.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

BNJ

Publisher

Subject

Health Professions Medicine & Pharmacology Neuroscience Nursing Public Health

Description

Borneo Nursing Journal (BNJ) adalah jurnal yang diterbitkan dua kali dalam satu tahun oleh Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda bekerjasama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Yarsi Pontianak. Adapun ruang lingkup/topik dalam BNJ adalah bidang Keperawatan. Dalam setiap edisinya, BNJ menerbitkan ...