Transformasi digital pada UMKM tidak cukup hanya dengan menyediakan teknologi, tetapi juga memerlukan pengetahuan, keterampilan, proses belajar, serta kemampuan organisasi untuk memanfaatkannya. Penelitian ini bertujuan memahami bagaimana modal manusia berkembang menjadi kapabilitas organisasi dan mendukung transformasi digital serta kinerja berkelanjutan UMKM Indonesia selama 2020–2025. Penelitian menggunakan studi kasus multipel pada enam UMKM. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dokumen, dan artefak digital, kemudian dianalisis secara tematik dan dibandingkan antar kasus. Hasil penelitian menunjukkan bahwa investasi modal manusia memberikan dampak ketika pengetahuan dan keterampilan individu dapat dibagikan, didokumentasikan, didelegasikan, dan diterapkan dalam rutinitas organisasi. Digitalisasi juga tidak berlangsung secara otomatis, melainkan melalui proses penyesuaian antara peluang, kebutuhan pengendalian, dan beban kerja. Temuan ini memperlihatkan keterkaitan antara modal manusia, kapabilitas organisasi, dan teknologi dalam membangun keberlanjutan ekonomi, sosial, dan lingkungan UMKM. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa program penguatan UMKM perlu diarahkan tidak hanya pada penyediaan infrastruktur digital, tetapi juga pada pengembangan kapasitas sumber daya manusia, pembelajaran organisasi, dan pendampingan berkelanjutan agar teknologi dapat dikonversi menjadi nilai ekonomi dan keberlanjutan usaha.
Copyrights © 2026