Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan mendampingi pengrajin emas di Lingkungan Sumur Kopo, Kelurahan Taktakan, Kota Serang, dalam memetakan potensi keterampilan dan merancang model usaha yang lebih mandiri. Kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu identifikasi potensi dan permasalahan, pendampingan pemetaan usaha, serta penyusunan Business Model Canvas (BMC). Pendampingan dilakukan melalui observasi, wawancara, dan diskusi bersama pengrajin untuk menggali keterampilan, pengalaman, aktivitas produksi, hubungan dengan toko emas, sumber daya, pelanggan, dan kendala usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pengrajin memiliki keterampilan teknis dalam pembuatan berbagai jenis perhiasan emas yang diperoleh melalui pengalaman kerja dan secara turun-temurun. Namun, keterampilan tersebut masih lebih banyak dimanfaatkan untuk bekerja berdasarkan pesanan dari pemilik atau toko emas sehingga kemandirian usaha belum berkembang secara optimal. Hasil pemetaan kemudian dituangkan dalam sembilan elemen BMC sebagai rancangan model usaha berbasis keterampilan lokal. Pendampingan ini menghasilkan pemetaan usaha yang dapat menjadi dasar pengembangan kemandirian pengrajin secara bertahap untuk pengembangan usaha berkelanjutan.
Copyrights © 2026