Pengabdian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap peningkatan pengetahuan santri terkait penggunaan dan pengelolaan obat secara mandiri di Pondok Pesantren/Dayah Jami’ah Al-Aziziyah Putri. Metode pengabdian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif melalui kegiatan penyuluhan kesehatan dengan tahapan persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi menggunakan pre-test dan post-test sebagai alat ukur tingkat pengetahuan santri. Penyuluhan diberikan kepada santriwati jenjang SMK dan perguruan tinggi dengan materi mengenai golongan obat, penggunaan obat yang rasional, dosis dan waktu minum obat, serta tata cara penyimpanan obat yang benar. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan penyuluhan sebagian besar santri memiliki tingkat pemahaman yang kurang baik mengenai pengelolaan obat secara mandiri sebesar 86,3%, kemudian setelah diberikan penyuluhan terjadi peningkatan pengetahuan yang signifikan dengan tingkat pemahaman baik mencapai 95,7%. Santri juga mampu menjawab pertanyaan evaluasi dengan baik serta menunjukkan peningkatan kesadaran dalam penggunaan obat secara aman dan rasional. Simpulan pengabdian ini adalah penyuluhan kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran santri terkait penggunaan dan pengelolaan obat secara mandiri sehingga dapat meminimalkan risiko kesalahan penggunaan obat (medication error).
Copyrights © 2026