Penggabungan antara pupuk organik cair dari limbah kulit udang dan pupuk anorganik seperti NPK Phonska diharapkan mampu memberikan efek sinergis terhadap pertumbuhan tanaman. POC berperan dalam memperbaiki sifat fisik, kimia, dan biologi tanah serta menyediakan unsur mikro, sementara pupuk NPK menyediakan unsur makro secara cepat dan efisien. Kombinasi keduanya diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan vegetatif bibit kopi robusta, memperkuat sistem perakaran, dan meningkatkan kualitas tanaman sejak fase awal pertumbuhan. Adapun Tujuan Penelitian adalah sebagai berikut: Mengetahui respon pertumbuhan bibit kopi robusta terhadap pemberian POC Kulit Udang, Mengetahui respon pertumbuhan bibit kopi robusta terhadap pemberian Pupuk NPK Phonska, Mengetahui pengaruh interaksi antara POC Kulit Udang dan Pupuk NPK Phonska terhadap pertumbuhan bibit kopi robusta. Lokasi penelitian di Kebun Kopi Liberika Lok Bahu Sungai Kunjang Samarinda. Penelitian dilakukan selama 4 bulan, mulai dari Januari sampai April 2026, terhitung mulai dari persiapan hingga pengambilan data. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial, secara keseluruhan terdapat 4 x 4 = 16 kombinasi perlakuan, dan setiap kombinasi perlakuan diulang sebanyak 3 kali sehingga menjadi 48 satuan percobaan. Dimana perlakuan POC Kulit Udang (N) terdiri dari 4 taraf dan Pupuk NPK Phonska (P) terdiri dari 4 taraf. Faktor pertama yaitu perlakuan POC Kulit Udang (P) yang terdiri dari 4 taraf:P0 = Tanpa Perlakuan (Kontrol) P1 = 10 ml/L air P2 = 20 ml/L air P3 = 30 ml/L air Faktor Kedua yaitu perlakuan NPK Phonska (N) yang terdiri dari N0 = Tanpa Perlakuan (Kontrol), N1 = Dosis 22 g/polybag, N2 = Dosis 26 g/polybag, N3 = Dosis 30 g/polybag Variabel yang diamati meliputi: Tinggi tanaman (cm), Diameter batang (mm) dan jumlah daun (helai). Data dianalisis menggunakan metode Analisis Varian (ANOVA). Uji lanjut dilakukan untuk melihat perbedaan antar perlakuan yang signifikan. Hasil Penelitian ini menunjukan bahwa POC kulit udang memberikan hasil berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman di umur 12 MST dan Jumlah daun 8,12 MST dengan dosis terbaik 10 ml/Liter air. Pupuk NPK Phonska memberikan hasil berpengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman 12 MST dan Jumlah daun 8,12 MST dengan dosis terbaik 22g/polybag. Sedangkan pada interaksi antara POC kulit udang dan NPK Phonska tidak berpengaruh nyata pada setiap semua parameter.
Copyrights © 2026