Penelitian ini mengkaji simbolisme bunga kamboja dalam lirik lagu "Jiwaku Sekuntum Bunga Kamboja" karya Panji Sakti sebagai representasi filosofis kehidupan dan perjalanan spiritual manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna di balik penggunaan simbol bunga kamboja serta menggali filosofi hidup yang terkandung di dalamnya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis analisis isi, teknik pengumpulan data simak-catat, dan analisis data menggunakan teori semiotika Roland Barthes yang mencakup tiga tingkatan makna: denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil temuan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) ditemukan sepuluh simbol utama dalam lirik lagu "Jiwaku Sekuntum Bunga Kamboja" yang terklasifikasi ke dalam tiga kategori, yakni simbol alam, simbol eksistensial-spiritual, dan simbol psikologis-emosional. 2) setiap simbol memiliki makna denotatif dan konotatif yang secara kolektif membentuk mitos tentang perjalanan spiritual manusia, bahwa kehidupan sarat dengan ujian yang berfungsi sebagai medium penyucian jiwa untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. 3) simbol bunga kamboja berperan sebagai pusat makna yang merepresentasikan filosofi kematian, kesucian, dan keabadian dalam budaya Nusantara, sekaligus merefleksikan jiwa manusia yang teguh dan tabah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa simbolisme bunga kamboja dalam lirik merepresentasikan filosofi kehidupan sebagai sarana untuk menyucikan jiwa serta mendekatkan diri kepada Tuhan. Hasil penelitian ini bermanfaat sebagai bahan ajar analisis simbol atau kata konotatif, bahan kajian simbolisme flora bagi penelitian selanjutnya, serta untuk meningkatkan apresiasi terhadap simbol budaya Nusantara dan refleksi makna ujian hidup sebagai perjalanan spiritual.
Copyrights © 2026