Muchlas Abror
Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONFLIK BATIN, PSIKOLOGI PENGARANG, DAN HIRAKI KEBUTUHAN DALAM PUISI PROLOGUE KARYA SAPARDI DJOKO DAMONO Muchlas Abror; isma Safitri
Jubindo: Jurnal Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 9 No 2 (2024): Jubindo: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Timor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the inner conflict that exists in Prologue's poems as a reflection of the author's psychology and the needs of Sapardi Sapardi Djoko Damono. The approach used is qualitative. Data collection techniques are carried out through reading, listening, and taking notes. The data was then analyzed through a heterogeneous approach accompanied by a descriptive approach. The author interprets the data as well as describes. The results of the study show that the inner conflict of poetry occurs due to worries about life. Meanwhile, the author's psychological description in the poem is spiritual awareness, contemplation of grief and loyalty, isolation and loneliness, reflective and contemplative ability, sensitivity to space and time, appreciation for words. Meanwhile, related to the hierarchy of needs, the poem describes the need for self-actualization, because Sapardi Djoko Damono is able to live the values of humility, understand limitations, and accept tests with patience and sincerity.
Simbolisme Bunga Kamboja dalam Lirik Lagu Jiwaku Sekuntum Bunga Kamboja Karya Panji Sakti: Analisis Semiotika Roland Barthes Ifham Ibnu Solah; Muchlas Abror
Metafora: Jurnal Pembelajaran Bahasa Dan Sastra Vol. 13 No. 1 (2026): April
Publisher : Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/mtf.v13i1.32220

Abstract

Penelitian ini mengkaji simbolisme bunga kamboja dalam lirik lagu "Jiwaku Sekuntum Bunga Kamboja" karya Panji Sakti sebagai representasi filosofis kehidupan dan perjalanan spiritual manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap makna di balik penggunaan simbol bunga kamboja serta menggali filosofi hidup yang terkandung di dalamnya. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis analisis isi, teknik pengumpulan data simak-catat, dan analisis data menggunakan teori semiotika Roland Barthes yang mencakup tiga tingkatan makna: denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil temuan penelitian ini adalah sebagai berikut: 1) ditemukan sepuluh simbol utama dalam lirik lagu "Jiwaku Sekuntum Bunga Kamboja" yang terklasifikasi ke dalam tiga kategori, yakni simbol alam, simbol eksistensial-spiritual, dan simbol psikologis-emosional. 2) setiap simbol memiliki makna denotatif dan konotatif yang secara kolektif membentuk mitos tentang perjalanan spiritual manusia, bahwa kehidupan sarat dengan ujian yang berfungsi sebagai medium penyucian jiwa untuk mendekatkan diri kepada Tuhan. 3) simbol bunga kamboja berperan sebagai pusat makna yang merepresentasikan filosofi kematian, kesucian, dan keabadian dalam budaya Nusantara, sekaligus merefleksikan jiwa manusia yang teguh dan tabah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa simbolisme bunga kamboja dalam lirik merepresentasikan filosofi kehidupan sebagai sarana untuk menyucikan jiwa serta mendekatkan diri kepada Tuhan. Hasil penelitian ini bermanfaat sebagai bahan ajar analisis simbol atau kata konotatif, bahan kajian simbolisme flora bagi penelitian selanjutnya, serta untuk meningkatkan apresiasi terhadap simbol budaya Nusantara dan refleksi makna ujian hidup sebagai perjalanan spiritual.