Keluarga pasien yang dirawat di Intensive Care Unit (ICU) sering mengalami kecemasan akibat kondisi pasien yang kritis, lingkungan perawatan yang kompleks, serta keterbatasan informasi yang diterima. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi psikoedukasi keluarga terhadap tingkat kecemasan keluarga pasien di Ruang Intensive Care Unit. Penelitian ini menggunakan desain quasi eksperimen dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel penelitian berjumlah 45 responden yang merupakan anggota keluarga pasien di Ruang Intensive Care Unit RSUD Kabupaten Bekasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rerata tingkat kecemasan keluarga sebelum intervensi adalah 42,22 (SD = 9,610) dan menurun menjadi 35,56 (SD = 7,257) setelah intervensi, dengan selisih rerata sebesar 6,66. Hasil uji statistik menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang bermakna tingkat kecemasan keluarga pasien sebelum dan sesudah diberikan terapi psikoedukasi keluarga. Kesimpulan penelitian ini adalah terapi psikoedukasi keluarga berpengaruh signifikan terhadap penurunan tingkat kecemasan keluarga pasien di ICU RSUD Kabupaten Bekasi Terapi ini direkomendasikan untuk diterapkan sebagai bagian dari intervensi keperawatan keluarga di ruang ICU guna meningkatkan kesejahteraan psikologis keluarga pasien.
Copyrights © 2026