Preeklampsia merupakan salah satu penyebab utama kegawatdaruratan maternal yang membutuhkan deteksi dini secara cepat dan tepat.jika tekanan darah muncul pada kehamilan setelah 20 minggu yang ditandai dengan tekanan darah >140/90 mmhg. Rendahnya Literasi kesehatan digital (digital health literacy) pada ibu hamil dapat menghambat pemahaman mengenai tanda bahaya kehamilan. Penggunaan media edukasi inovatif seperti E-Modul diharapkan mampu meningkatkan kualitas literasi dan optimalisasi tindakan preventif secara mandiri. Jenis penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain Quasy Eksperimen melalui pendekatan pre-test dan post-test dengan two control group design. Penelitian dilaksanakan di klinik pratama Tutun Sehati dengan jumlah sampel sebanyak 52 responden ibu hamil yang terbagi menjadi kelompok intervensi (E-Modul) dan kelompok kontrol(Leaflet). Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian dengan kuesioner skala Likert(10 butir) dan lembar checklist skala Gutman(6 butir). Berdasarkan uji normalitas shapiro-wilk data sor total berdistribusi tidak normal (0,000), sehingga analisi data menggunakan uji non parametrik Wilcoxon signed Ranks Test dan Mann-Whitney U. Hasil analisi bivariat menggunakan wilcoxon signed Ranks Test menunjukkan adanya pengaruh signifikan intervensi E-Modul terhadap peningkatan digital health literacy dan upaya pencegahan kegawatdaruratan preeklampsia dengan nilai Asymp.sig (2-tailed) sebesar 0,000 (p<0,05). Berdasarkan hasil uji Mann-Whitney U mengonfirmasi nilai signifikan 0,000 (p<0,05), yang membuktikan terdapat perbedaan efektivitas yang nyata dimana kelompok E-Modul Digital jauh lebih efektif meningkatkan kapasitas responden dibandingkan media leaflet konvensional.Terdapat pengaruh yang signifikan dari penerapan digital health literacy melalui media E-Modul dalam meningkatkan upaya pencegahan kegawatdaruratan preeklampsia pada ibu hamil. Media ini terbukti efektif dan disarankan untuk diterapkan sebagai program promosi kesehatan maternal yang berkelanjutan di faskes pertama.
Copyrights © 2026