Humor menjadi salah satu strategi komunikasi yang banyak digunakan dalam dakwah kontemporer. Namun, penggunaan humor pada isu-isu sensitif, seperti perbedaan pandangan keagamaan maupun budaya, memerlukan kemampuan retorik agar substansi dakwah tetap terjaga. K.H. Zulfa Mustofa merupakan salah satu dai yang mampu memanfaatkan humor dalam menyampaikan pesan persatuan, toleransi, dan keteladanan sehingga teknik humor yang digunakannya menarik untuk dikaji secara ilmiah. Penelitian ini bertujuan menganalisis teknik humor K.H. Zulfa Mustofa dalam ceramah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berdasarkan perspektif teori teknik humor Arthur Asa Berger. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Sumber data penelitian berupa video ceramah K.H. Zulfa Mustofa yang diunggah melalui kanal YouTube KEMDIKDASMEN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa humor K.H. Zulfa Mustofa dikonstruksi melalui berbagai teknik humor Berger, meliputi irony, imitation, comparison, bombast, puns, analogue, satire, allusion, outwitting, mistake, dan disappointment. Berbagai teknik tersebut tidak digunakan secara acak, tetapi disesuaikan dengan karakter pesan dakwah yang disampaikan, meliputi pesan persatuan NU–Muhammadiyah, penghargaan terhadap keragaman budaya, dan keteladanan akhlak Nabi Muhammad. Temuan ini menunjukkan bahwa humor menjadi strategi retorik yang terintegrasi dengan konstruksi pesan dakwah, bukan sekadar selingan untuk membangun suasana ceramah.
Copyrights © 2026