Sebagai pendekatan dakwah yang dianggap paling tepat untuk masyarakat dengan ragam identitas, dakwah multikultural masih menemui sejumlah tantangan, sehingga gagasannya perlu terus dikembangkan. Studi ini berupaya melacak, sekaligus pula menemukan, gagasan-gagasan yang memuat ajaran dakwah multikultural dalam Pancasila yang merupakan falsafah kebangsaan Indonesia. Studi ini adalah studi teks, yang menempatkan teks sebagai dokumen sejarah sekaligus sumber informasi. Sedangkan uji keabsahan datanya menggunakan metode triangulasi sumber dan kritik sumber. Hasil studi menunjukkan bahwa ajaran-ajaran dakwah multikultural dapat ditemukan dalam Pancasila, meskipun bentuknya berupa “percikan-percikan” gagasan. Kelima sila dalam Pancasila mengajarkan tentang penguatan agama sekaligus toleransi; persaudaraan atau persatuan, baik sesama manusia maupun sesama warga bangsa; kerja sama dan bermusyawarah-mufakat; serta mewujudkan kesejahteraan umat/ masyarakat. Semuanya penting untuk sinergitas gerakan dakwah dan penguatan multikulturalisme di Indonesia.
Copyrights © 2026