Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia. Peningkatan kasus DBD di Kota Surakarta dari 99 kasus pada tahun 2022 menjadi 220 kasus pada tahun 2024 menunjukkan perlunya upaya pencegahan yang lebih optimal. Wilayah kerja Puskesmas Sibela di Kecamatan Jebres menjadi salah satu daerah dengan kasus DBD tinggi, yaitu sebanyak 53 kasus, yang diduga berkaitan dengan pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat dalam pencegahan DBD. Tujuan Mengetahui gambaran pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan penyakit DBD pada masyarakat di wilayah kerja Puskesmas Sibela Kota Surakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif deskriptif dengan pendekatan survei. Sampel penelitian sebanyak 82 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, dan perilaku pencegahan DBD. Sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kurang baik (59,8%), sikap dalam kategori cukup baik (40,2%), dan perilaku pencegahan DBD dalam kategori kurang baik (63,4%). Pengetahuan dan perilaku masyarakat dalam pencegahan DBD masih tergolong rendah, meskipun sikap masyarakat menunjukkan kategori cukup baik. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi kesehatan serta penguatan upaya promotif dan preventif oleh tenaga kesehatan untuk meningkatkan kesadaran dan praktik pencegahan DBD di masyarakat.
Copyrights © 2026