Kemiskinan memengaruhi pola pikir dan pengambilan keputusan, sehingga transformasi mustahik menjadi muzakki menuntut adanya perubahan kognitif yang mendasar. Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika transformasi tersebut menggunakan Teori Kognitif William Glasser. Melalui metode kualitatif deskriptif, data dikumpulkan dari tiga informan di Desa Rancakasumba yang telah berhasil keluar dari garis kemiskinan melalui program pemberdayaan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kestabilan ekonomi memicu pemenuhan kebutuhan dasar yang berdampak positif pada komponen Total Behavior (peningkatan produktivitas dan optimisme) serta Quality World (hubungan harmonis dan tujuan hidup jelas). Selain itu, ditemukan peningkatan signifikan pada kesadaran akan pilihan dan tanggung jawab pribadi (choice and responsibility). Disimpulkan bahwa keberhasilan pengentasan kemiskinan bersifat multidimensi, di mana intervensi ekonomi yang disertai pendampingan efektif mampu menstimulasi transformasi kognitif untuk menjamin keberlanjutan kemandirian mustahik.
Copyrights © 2026