TARBIYA ISLAMIA : Jurnal Pendidikan dan Keislaman
Vol. 16 No. 2 (2026): TARBIYA ISLAMIA

Love Scam dalam Perspektif Al-Qur'an: Internalisasi Moral Profetik melalui Gerakan 7 KAIH sebagai Strategi Preventif

Siti Rodliyah Eka Agustina (Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya)
Ahmad Alfin Khusaini alfin (Unknown)



Article Info

Publish Date
18 Aug 2026

Abstract

Fenomena penipuan berkedok cinta (*love scam*) dipahami sebagai cerminan dari citra semu di dunia digital yang menjerat korban melalui manipulasi emosional, yang sekaligus menunjukkan kemerosotan moral profetik di era teknologi. Akar masalahnya terletak pada rapuhnya fondasi moral, lemahnya pengendalian diri, dan rendahnya literasi digital. Oleh karena itu, 7 KAIH (Kebiasaan Anak Indonesia Hebat) dihadirkan sebagai strategi preventif yang menekankan internalisasi nilai-nilai moral profetik melalui kebiasaan positif yang mengarah pada kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, kepedulian, religiusitas, dan cinta tanah air. Penelitian yang berjudul "Analisis Urgensi 7 KAIH (Kebiasaan Anak Indonesia Hebat): Konstruksi Moral Profetik dalam Menangkal Penipuan Berkedok Cinta" ini menggunakan metode studi pustaka dengan menelaah literatur akademis, sumber digital, dan teks keagamaan yang berkaitan dengan fenomena penipuan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan moral profetik berbasis 7 KAIH merupakan langkah strategis dalam membangun ketahanan generasi muda terhadap praktik manipulasi digital. Dengan demikian, penerapan 7 KAIH tidak hanya mendukung pembentukan karakter anak bangsa, tetapi juga berfungsi sebagai langkah pencegahan terhadap maraknya kasus penipuan berkedok cinta.

Copyrights © 2026