Mutu pelayanan kefarmasian di rumah sakit dapat dinilai antara lain melalui waktu tunggu pelayanan obat dan ketersediaan obat bagi pasien. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara waktu tunggu pelayanan obat dan ketersediaan obat dengan kepuasan pasien penyakit degeneratif (hipertensi dan diabetes melitus) di poli penyakit dalam Rumah Sakit Kartika Husada Setu. Penelitian menggunakan metode observasional kuantitatif dengan desain cross-sectional pada 74 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan lembar observasi dan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 87,83% responden memperoleh waktu tunggu pelayanan obat yang memenuhi standar dan 95,95% memperoleh obat yang tersedia sesuai resep. Tingkat kepuasan pasien yang disampaikan menjadi 39,2% sangat puas, 36,5% puas, dan 24,3% tidak puas. Hasil uji Chi-Square menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara waktu tunggu pelayanan obat dengan kepuasan pasien (p-value = 0,004), sedangkan ketersediaan obat tidak menunjukkan hubungan yang signifikan dengan kepuasan pasien (p-value = 0,130). Dapat disimpulkan bahwa waktu tunggu pelayanan obat berhubungan dengan kepuasan pasien rawat jalan, sedangkan ketersediaan obat tidak berhubungan secara signifikan dengan kepuasan pasien.
Copyrights © 2026