Masalah kesehatan gigi pada anak akan membawa dampak domino yang merugikan masa depan anak jika dibiarkan tanpa intervensi. Ditinjau dari teori perkembangan kognitif, anak usia SD khususnya yang berada di rentang usia 7 - 12 tahun mayoritas berada pada tahap operasional konkret dan berada dalam fase golden age untuk pembentukan karakter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan kapasitas kognitif Siswa SDN 1 Kereng Bangkirai Mengenai Kesehatan Gigi dengan metode Ceramah Interaktif. Penelitian kuasi experimental dengan pendekatan kuantitatif komparatif analitik menggunakan rancangan one group pretest and posttest design dengan total sampel 41 responden diambil menggunakan metode simple random sampling. Pengambilan data dilakukan sebelum dan sesudah pemberian edukasi kesehatan gigi dan mulut menggunakan metode ceramah interaktif. Analisis data dilakukan dengan uji statistik inferensial Wilcoxon Signed-Rank. Terjadi peningkatan nilai rata-rata pretest dan postest dari 60,57 menjadi 74,59. Hasil uji hipotesis Wilcoxon Signed-Rank menunjukkan nilai signifikansi (Sig.) sebesar <0,001.
Copyrights © 2026