Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI PASIEN DALAM PELAYANAN TELEMEDICINE DI INDONESIA Anna Sylva Roudlotul Jannati
Jurnal JURISTIC Vol 3, No 02 (2022): Jurnal JURISTIC
Publisher : PSHPM Untag Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35973/jrs.v3i02.3184

Abstract

Kesehatan menjadi indikator penting bagi ketercapaian kesejahteraan masyarakat di Indonesia yang salah satunya berkaitan dengan kualitas pelayanan kesehatan. Telemedicine merupakan layanan di bidang kesehatan yang berbasis pada teknologi dan memungkinkan penggunanya untuk dapat berkonsultasi terkait masalah kesehatan dengan dokter tanpa harus bertatap muka dan bertemu secara langsung. Risiko pemberian pelayanan kesehatan melalui telemedicine mempunyai risiko yang lebih besar dibandingan dengan pelayanan kesehatan melalui tatap muka atau secara langsung, misalnya dalam hal diagnosis dokter akan lebih baik dan lebih tepat jika dilakukan secara langsung antara dokter dan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis terkait perlindungan hukum bagi pasien dalam pelayanan telemedicine di Indonesia. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah deskriptif kualitatif guna menggambarkan, mendeskripsikan, menerangkan dan menjawab secara lebih detail dan rinci permasalahan yang diteliti. Objek pada penelitian ini yakni perlindungan hukum dokter umum dalam pelayanan telemedicine. Data yang digunakan berupa data primer yang bersumber dari dan hukum resmi di Indonesia dan data sekunder yang bersumber dari publikasi resmi yang valid dan kredibel berupa jurnal, artikel, buku dan literatur lainnya yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum bagi pasien pengguna telemedicine tercantum pada “Pasal 3 ayat (2) Peraturan Konsil Kedokteran Nomor 47 Tahun 2020 tentang Kewenangan Klinis dan Praktik Kedokteran Melalui Telemedicine Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019”; “Pasal 9 Peraturan Konsil Kedokteran Nomor 47 Tahun 2020” mengenai larangan bagi dokter dalam melaksanakan praktik kedokteran melalui telemedicine; “Pasal 18 ayat (1) Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 20 Tahun 2019”. “Pasal 66 Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2004 tentang Praktik Kedokteran”; “Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik”.
Optimalisasi Media Visual Poster Sebagai Sarana Edukasi Kesehatan Gigi Dan Mulut Di Destinasi Wisata Air Hitam Sungai Sabangau Kurnia Fatwati; Anna Sylva Roudlotul Jannati; Provisia Marthalita Yuning Wulan; Ais Kurniajayanti; Ade Prawira; Susi Novaryatiin; Husna Fauzia; Ardiyansyah Purnama; Wening Mustikaningsih
Majalah Cendekia Mengabdi Vol 4 No 1 (2026): Majalah Cendekia Mengabdi
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/mcm.v4i1.952

Abstract

Literasi kesehatan gigi yang rendah dan kompleksitas informasi medis menjadi hambatan utama dalam pencegahan permasalahan kesehatan gigi di Indonesia. Kondisi ini diperberat di kawasan Destinasi Wisata Air Hitam Sungai Sabangau, dimana karakteristik air gambut yang bersifat asam secara klinis meningkatkan risiko demineralisasi email gigi masyarakat setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta mengubah perilaku kesehatan gigi masyarakat melalui optimasi media visual, sekaligus melatih keterampilan komunikasi klinis mahasiswa. Pengabdian ini menggunakan pendekatan edukasi partisipatif dengan media poster yang divalidasi oleh tim dosen. Mahasiswa dibagi ke dalam empat kelompok topik utama dan melakukan sosialisasi langsung di titik-titik strategi lokasi kegiatan melalui metode observasi partisipatif dan tanya jawab. Kegiatan ini berhasil merealisasikan empat kategori poster edukasi yang akurat secara klinis dan disesuaikan terhadap kondisi geografis lokal. Implementasi lapangan menunjukkan antusiasme yang tinggi dari masyarakat dan wisatawan dengan diskusi interaktif lintas generasi. Media visual poster terbukti efektif sebagai instrumen edukasi di ruang publik untuk menjembatani kesenjangan informasi kesehatan. Program mendatang disarankan untuk mengintegrasikan metode demonstrasi praktik langsung dan pendampingan yang berkelanjutan.
Optimalisasi Kapasitas Kognitif Siswa Sekolah Dasar Mengenai Kesehatan Gigi Melalui Ceramah Interaktif Kurnia Fatwati; Anna Sylva Roudlotul Jannati; Provisia Marthalita Yuning Wulan; Ais Kurniajayanti; Ade Prawira
Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 1 No. 4 (2026): Edisi: Juli-September
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah kesehatan gigi pada anak akan membawa dampak domino yang merugikan masa depan anak jika dibiarkan tanpa intervensi. Ditinjau dari teori perkembangan kognitif, anak usia SD khususnya yang berada di rentang usia 7 - 12 tahun mayoritas berada pada tahap operasional konkret dan berada dalam fase golden age untuk pembentukan karakter. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perubahan kapasitas kognitif Siswa SDN 1 Kereng Bangkirai Mengenai Kesehatan Gigi dengan metode Ceramah Interaktif. Penelitian kuasi experimental dengan pendekatan kuantitatif komparatif analitik menggunakan rancangan one group pretest and posttest design dengan total sampel 41 responden diambil menggunakan metode simple random sampling. Pengambilan data dilakukan sebelum dan sesudah pemberian edukasi kesehatan gigi dan mulut menggunakan metode ceramah interaktif. Analisis data dilakukan dengan uji statistik inferensial Wilcoxon Signed-Rank. Terjadi peningkatan nilai rata-rata pretest dan postest dari 60,57 menjadi 74,59. Hasil uji hipotesis Wilcoxon Signed-Rank menunjukkan nilai signifikansi (Sig.) sebesar <0,001.
Peningkatan Kapasitas Kognitif dan Psikomotorik Siswa Sekolah Dasar Mengenai Kesehatan Gigi melalui Ceramah Interaktif Kurnia Fatwati; Anna Sylva Roudlotul Jannati; Provisia Marthalita Yuning Wulan; Ais Kurniajayanti; Ade Prawira; Susi Novaryatiin; Husna Fauzia; Ardiyansyah Purnama; Wening Mustikaningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Kesehatan Gigi FOKGII (JPMKG FOKGII) Vol. 3 No. 2 (2026): Agustus 2026
Publisher : Forum Komunikasi Kedokteran Gigi Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kelompok anak sekolah dasar merupakan kelompok yang paling rentan terhadap penyakit gigi dan mulut. Masalah kesehatan gigi dan mulut ini akan membawa dampak domino yang merugikan masa depan anak jika dibiarkan tanpa intervensi. Kegiatan sosialisasi kesehatan gigi dan mulut perlu dilakukan sebagai tindakan nyata yang bersifat promotif dan preventif. Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan menggunakan pendekatan promotif partisipatif yang berfokus pada peningkatan kapasitas kognitif dan psikomotorik melalui transfer pengetahuan dengan mengoptimalkan metode ceramah interaktif dan demonstrasi cara menyikat gigi. Kegiatan dilaksanakan di SD Negeri 1 Kereng Bangkirai dengan sasaran seluruh siswa kelas VI. Tim penyuluh melibatkan dosen, mahasiswa, dan tenaga pendidik dari Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Muhammadiyah Palangkaraya. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan rata-rata nilai siswa sebelum mendapatkan penyuluhan sebesar 61,8 dan mengalami peningkatan rerata nilai menjadi 73,45. Hasil kegiatan pengabdian ini menunjukkan bahwa penyuluhan melalui ceramah interaktif dan demonstrasi cara menyikat gigi berhasil meningkatkan kapasitas kognitif serta psikomotorik siswa kelas VI SD Negeri 1 Kereng Bangkirai mengenai kesehatan gigi dan mulut.